News
·
19 April 2021 19:01

Viral Video Salat Tarawih Kilat di Medsos, Begini Tanggapan Kemenag

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Viral Video Salat Tarawih Kilat di Medsos, Begini Tanggapan Kemenag (132924)
Umat Islam melaksanakan Shalat Tarawih berjamaah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (12/4/2021). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
Awal pekan Ramadhan 2021 diramaikan dengan sejumlah video yang memperlihatkan sejumlah jemaah salat tarawih kilat di media sosial. Video tersebut beredar luas hingga akhirnya viral.
ADVERTISEMENT
Salah satunya dilakukan oleh sejumlah warga di Indramayu, Jawa Barat. Kurang dari sepuluh menit, ibadah tersebut selesai dilakukan.
Terkait ramainya video tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) ikut menanggapi. Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kemenag Muhammad Fuad Nasar menilai, pelaksanaan ibadah secara kilat bukanlah alasan untuk mencegah penularan corona.
"Betul, dianjurkan mempersingkat waktu di rumah ibadah untuk mencegah penularan COVID-19, namun bukan berarti boleh melanggar segala kaidah dan kaifiat salat," ujar Fuad dikutip dari Antara, Senin (19/4).
Ia menambahkan, ibadah, baik yang dilakukan di masjid, rumah atau di mana saja harus secara tertib dan khusyuk. Untuk itu, ia meminta praktik salat tarawih kilat itu diperbaiki.
"Salat tarawih bukan sekadar formalitas dalam rangka mengisi malam Ramadhan, tetapi sebuah rangkaian ibadah sunah yang sangat dianjurkan dan penuh kemuliaan. Ibadah salat harus dinikmati dan diresapi arti setiap bacaan yang diucapkan," tambahnya.
ADVERTISEMENT
Selain itu, lanjut Fuad, bulan Ramadhan merupakan momen yang bisa digunakan untuk dakwah dan syiar Islam.
"Mari kenalkan Islam secara baik dan berkesan kepada anak-anak kita dan saudara-saudara kita yang belum taat beribadah, melalui pelaksanaan ibadah Ramadhan seperti tarawih dan witir di masjid dan musala," pungkasnya.
​​​​