kumparan
search-gray
News19 Mei 2020 14:11

Viral Warga di Tangerang Serbu Mal CBD Ciledug hingga Membeludak Meski PSBB

Konten Redaksi kumparan
Viral Warga di Tangerang Serbu Mal CBD Ciledug hingga Membeludak Meski PSBB (27878)
Ilustrasi mal. Foto: Jarmoluk via Pixabay
Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangerang, sepertinya tidak berpengaruh terhadap warga.
ADVERTISEMENT
Warga seolah tak mempedulikan untuk tetap menjaga jarak atau di rumah saja saat PSBB.
Seperti yang terjadi di Mal CBD Ciledug Kota Tangerang, dalam sebuah video dengan durasi satu menit dan viral di media sosial. Dalam video itu menunjukkan padatnya masyarakat yang menunggu mal dibuka. Mereka nampak mengantre, berdesak-desakan tanpa menghiraukan adanya physical distancing atau jaga jarak.
Saat pengelola mulai membuka mal, masyarakat pun langsung menyerbu sejumlah toko baju yang ada di dalam. 
Kasatpol PP Kota Tangerang, Agus Hendra menjelaskan, kepadatan pengunjung di pusat perbelanjaan itu terjadi pada Minggu (17/5). Pada saat itu, masyarakat memadati lokasi toko-toko baju, tepatnya di gedung Matahari.
"Betul itu terjadi pada hari Minggu, di sana warga memadati pusat penjualan baju, tepatnya di Matahari. Kepadatan itu karena memang masyarakat ingin membeli baju untuk persiapan hari raya," katanya, Selasa (19/5).
ADVERTISEMENT
Adanya hal itu, petugas melakukan penertiban dengan mendatangi lokasi dan memanggil pihak manajemen. Dan hasilnya, petugas menutup aktivitas penjualan barang-barang yang tidak masuk dalam daftar pengecualian.
"Akhirnya, kita tutup dan kita surati pihak manajemen. Tadi pun, saat petugas patroli, gedung atau toko yang menjual barang-barang selain yang dikecualikan sudah tutup. Tapi memang terkadang, penjual ini membandel, dia ngumpet-ngumpet buka kalau petugas lagi lengah," ujarnya.
Akan hal itu, pihaknya pun akan memberikan sanksi bertahap pada pemilik toko atau pengelola mal dengan pemberian sanksi, mulai teguran, penutupan aktivitas penjualan, penyitaan barang hingga denda.
"Di Peraturan Wali Kota Tangerang sudah ada sanksi-sanksinya, kalau masih bandel, akan kita denda," ungkapnya.
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
ADVERTISEMENT
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white