kumparan
search-gray
News3 Juli 2020 11:26

Virus Corona Kembali Merebak di Korsel, Social Distancing Berlaku Lagi

Konten Redaksi kumparan
Virus Corona Kembali Merebak di Korsel, Social Distancing Berlaku Lagi (140270)
Orang-orang memakai masker untuk menghindari penyebaran virus corona di Seoul, Korea Selatan, Kamis (28/5). Foto: REUTERS/Kim Hong-Ji
Korea Selatan kembali memberlakukan social distancing ketat. Kebijakan itu diambil setelah kasus corona kembali melonjak.
ADVERTISEMENT
Pada Kamis (2/7) Korsel mencatatkan penambahan harian 63 kasus virus corona. Mayoritas kasus terjadi di luar Kota Seoul.
Seoul merupakan episenter penyebaran virus corona gelombang kedua. Namun, untuk pertama kalinya dalam dua bulan terakhir, kasus penambahan corona di kota-kota lain di Korsel melampaui Seoul.
Virus Corona Kembali Merebak di Korsel, Social Distancing Berlaku Lagi (140271)
Siswa sekolah menengah yang mengenakan masker sat mengikuti ujian di Seoul, Korea Selatan. Foto: Reuters
Di Gwanju, beberapa hari terakhir penambahan kasus corona selalu di atas 50 kasus. Pemerintah kota tersebut pun memutuskan melarang operasional beberapa fasilitas publik.
"Kota Gwangju telah memperkuat social distancing tahap kedua, mereka juga membatasi pertemuan di dalam dan luar ruangan," kata PM Korsel Chung Sye-kyun seperti dikutip dari Reuters.
Saat ini secara keseluruhan Korsel mewajibkan aturan social distancing tahap 1 atau tahapan paling longgar. Tahapan paling ketat adalah tahap 3.
ADVERTISEMENT
Bila tahap 3 kembali berlaku maka sekolah dan beberapa operasional tempat bisnis wajib ditutup.
Pada awal masa pandemi virus corona, Korsel merupakan negara paling terdampak wabah itu di Asia.
Setelah memberlakukan lockdown dan tes masif, Korsel berhasil meredam penyebaran corona. Namun, kasus corona pada sebulan lalu muncul kembali di Korsel.
Virus Corona Kembali Merebak di Korsel, Social Distancing Berlaku Lagi (140272)
Sejumlah warga mengenakan masker untuk menghindari penyebaran virus corona di Seoul, Korea Selatan, Kamis (28/5). Foto: REUTERS/Kim Hong-Ji
Pemerintah setempat pun mengakui bahwa mereka sedang berhadapan dengan gelombang kedua corona.
Saat ini terdapat 12.967 kasus dan 282 kematian akibat virus corona di Korsel.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white