News
·
22 November 2020 19:06

Wagub DKI Imbau Warga di Kerumunan Habib Rizieq Bergejala Corona Lapor Puskesmas

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Wagub DKI Imbau Warga di Kerumunan Habib Rizieq Bergejala Corona Lapor Puskesmas (119209)
Wagub DKI Riza Patria dan Walikota Jaksel menghadiri peringatan Maulid Nabi di Tebet. Foto: Screen shoot Front TV
Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria mengimbau warga yang memiliki gejala COVID-19 usai menghadiri kerumunan Habib Rizieq Syihab melapor ke Puskesmas.
ADVERTISEMENT
Riza mengatakan, Dinas Kesehatan DKI akan melakukan tracing terhadap siapa pun yang memiliki gejala COVID-19. Hal itu juga berlaku untuk warga yang hadir di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat.
“Terkait tracing dan testing semua kita akan lakukan. Jadi Dinkes DKI sudah melakukan contact tracing, sudah ada mekanismenya tahapannya. Prinsipnya kita akan terus melakukan testing dan tracing,” kata Riza di Jakarta, Minggu (22/11).
Riza menuturkan, masyarakat yang tidak nyaman atau memiliki gejala COVID-19 segera melapor ke Puskesmas. Untuk permasalahan biaya sudah diatur sedemikian rupa.
“Kemudian juga yang perlu kami sampaikan, yang hadir dalam kegiatan kerumunan yang merasa tidak nyaman ada gejala, kami minta melaporkan ke puskesmas terdekat. Biayanya sudah ada aturan dan mekanismenya,” ujar Riza.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Muhammad Budi Hidayat membeberkan data terkait kontak tracing dan testing yang berkaitan dengan acara yang digelar Imam besar FPI Habib Rizieq Syihab.
Budi menyebut setidaknya ada 30 orang yang dinyatakan positif terinfeksi corona hanya dari acara yang digelar Habib Rizieq di Petamburan. Jumlah itu, kata Budi, bertambah dari yang semula hanya berjumlah 7 orang berdasarkan hasil tes pada Jumat (20/11).
"Dari hasil tracing dan testing pada sejumlah kejadian tersebut berdasarkan data per 19 November Berdasarkan hasil pemeriksaan PCR di Labkesda pada 21 November 2020 ditemukan di Tebet total 50 kasus positif dan di Petamburan sebanyak 30 kasus dan di Megamendung terdapat 15 sedang menunggu hasil pemeriksaan," ujar Budi dalam konferensi pers BNPB, Minggu (22/11).
ADVERTISEMENT