News
·
22 November 2020 19:10

Wagub DKI soal Penertiban Baliho Habib Rizieq: Satpol PP Selalu Rutin Menindak

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Wagub DKI soal Penertiban Baliho Habib Rizieq: Satpol PP Selalu Rutin Menindak (51794)
Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria saat melakukan peninjauan sejumlah fasilitas umum yang rusak usai demo di Jakarta. Foto: PPID DKI JAKARTA
Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Partia menegaskan pihaknya tidak tebang pilih dalam menertibkan baliho yang tidak taat aturan. Hal itu dilakukan secara rutin oleh Satpol PP DKI.
ADVERTISEMENT
Riza menuturkan, perda terkait baliho sudah diatur sedemikian rupa. Namun, masih ditemukan baliho milik partai hingga ormas yang tersebar di lokasi terlarang.
“Terkait baliho di Jakarta sudah lama sudah ada aturannya, Perdanya. Terkait titiknya dimungkinkan, terkait pajaknya berapa, dan sebagainya sudah diatur. Namun demikian memang ormas, partai kelompok masyarakat, pribadi masih banyak yang masang baliho yang tidak sesuai aturan,” kata Riza di Jakarta, Minggu (22/11).
Wagub DKI soal Penertiban Baliho Habib Rizieq: Satpol PP Selalu Rutin Menindak (51795)
Prajurit TNI menertibkan spanduk tidak berizin saat patroli keamanan di Jalan Budi Kemuliaan, Gambir, Jakarta, Jumat (20/11). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO
Riza menuturkan, pihaknya lewat Satpol PP secara rutin menindak baliho yang tidak sesuai aturan. Dalam pelaksanaan juga selalu berkoordinasi dengan TNI dan Polri.
“Satpol PP rutin lakukan penertiban baliho. Memang tugas tanggung jawab daripada Satpol PP untuk menertibkan tidak hanya baliho spanduk tapi juga reklame dan sebagainya,” ujar Riza.
ADVERTISEMENT
“Memang dalam pelaksanaannya selama ini Satpol PP dalam tugasnya-tugasnya termasuk melakukan pengawasan PSBB menertibkan memberikan sanksi itu sering dibantu oleh TNI/Polri. Jadi Satpol PP memang selama ini sudah biasa bekerjasama TNI/Polri dalam menjalankan tugasnya,” tambah Riza.
Sebelumnya, Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman akan bersikap keras terhadap pemasangan sejumlah baliho yang berisikan ajakan untuk melakukan revolusi. Ia menegaskan, akan menurunkan seluruh baliho tersebut.
"Ingatkan saya, katakan itu perintah saya. Dan itu akan saya bersihkan semua, tidak ada baliho-baliho ajak revolusi dan sebagainya. Saya peringatkan dan saya tidak segan-segan untuk tindak keras," kata Dudung, usai apel pasukan Kodam Jaya di Monas, Jakarta, Jumat (20/11