kumparan
17 Maret 2019 11:21

Wakapolri Ingatkan Milenial Lawan Hoaks: Kalau Tahu Tak Benar, Delete

Ari Dono, Milenials Anti Hoax, Jakarta Pusat
Wakapolri Komjen Pol Ari Dono saat berbicara kepada pers di acara bertajuk Milenials Anti Hoax, Jakarta Pusat. Foto: Ferry Fadhlurrahman/kumparan
Dengan banyaknya alur informasi berita bohong, Polri mengajak milenial melawan hoaks. Polri melihat hoaks saat ini menjadi salah satu sumber pemecah belah bangsa Indonesia.
ADVERTISEMENT
Wakapolri Komjen Pol Ari Dono mengatakan milenial merupakan generasi emas untuk Indonesia di masa depan. Tanpa bimbingan yang benar, ia khawatir generasi milenial tidak dapat membawa bangsa yang lebih baik lagi.
“Mereka 27 tahun lagi mereka yang akan melanjutkan. Kalau mereka jelek runtuh Indonesia emas, yang ada lost generasi. Kalau digarap dengan baik bisa jadi generasi yang kuat. Pada usia produktif membawa bangsa ini lebih baik lagi,” ujar Ari Dono di Plaza Timur Senayan, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (17/3).
(NOT COVER) Ari Dono, Milenials Anti Hoax, Jakarta Pusat
Wakapolri Komjen Pol Ari Dono berjalan bersama jajarannya saat menghadiri acara bertajuk Milenials Anti Hoax, Jakarta Pusat. Foto: Ferry Fadhlurrahman/kumparan
Ari Dono, mengingatkan milenial untuk tidak menyebar hoaks. Karena saat ini adalah UU yang mengatur dalam penyebaran informasi hoaks tersebut. Ada UU ITE yang mengintai mereka.
"Hoaks tidak baik. Hoaks langgar UU ITE dengan ancaman 6 tahun dan denda Rp 1 miliar. Saya harap anak-anakku, ketika kita baca informasi di gadget masing-masing. Tolong baca habis, jangan atas saja. Si pembuat memang punya niat jahat," ujar Ari.
(NOT COVER) Ari Dono, Milenials Anti Hoax, Jakarta Pusat
Wakapolri Komjen Pol Ari Dono saat menghadiri acara bertajuk Milenials Anti Hoax, Jakarta Pusat. Foto: Ferry Fadhlurrahman/kumparan
Ia mengharapkan agar para pemuda harus menyaring informasi yang didapat terlebih dahulu. Jangan menyebar pesan yang dianggap punya efek buruk.
ADVERTISEMENT
"Baca dulu, setelah dibaca bagi nilai apakah berita manfaat tidak untuk saya. Ada manfaat kalau kita kirim orang lain? Ada manfaat untuk orang lain? Kalau tidak benar, atau sifat hasut, tolong abaikan, delete, jangan kita kirimkan, atau konfirmasi, 'eh, ini benar tidak,'" kata Ari Dono.
Polri menggelar acara Milenial Anti Hoax. Acara dihadiri oleh Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto, Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono, dan Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal.
Ari Dono, Milenials Anti Hoax, Jakarta Pusat
Wakapolri Komjen Pol Ari Dono saat menghadiri acara bertajuk Milenials Anti Hoax, Jakarta Pusat. Foto: Ferry Fadhlurrahman/kumparan
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan