News
·
16 September 2021 3:39
·
waktu baca 2 menit

Wakil PM Afghanistan Mullah Baradar Bantah Isu Kematiannya: Saya Baik-baik Saja

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Wakil PM Afghanistan Mullah Baradar Bantah Isu Kematiannya: Saya Baik-baik Saja (1003593)
searchPerbesar
Pendiri Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar. Foto: Karim Jaafar/AFP
Wakil Perdana Menteri Afghanistan di bawah rezim Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar, membantah kabar dirinya terluka akibat bentrokan dengan fraksi lawan.
ADVERTISEMENT
Hal itu disampaikan dalam sebuah video singkat yang memperlihatkan Baradar duduk di sofa di sebelah pewawancara dengan mikrofon televisi pemerintah RTA. Dikutip dari Reuters, rekaman tersebut sebelumnya diunggah melalui akun Twitter kantor politik Taliban di Doha.
"Tidak, ini tidak benar. Saya baik-baik saja dan dalam keadaan sehat," ungkap Baradar, Rabu (15/9).
Baradar dikabarkan meninggal akibat luka tembak seiring dengan ramainya isu terkait perpecahan di tubuh Taliban yang dikabarkan meluas.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Perpecahan tersebut diisukan bahwa para pendukung Baradar telah bentrok dengan anggota jaringan Haqqani, sebuah kelompok yang berafiliasi dengan Taliban yang berbasis di dekat perbatasan dengan Pakistan dan dianggap bersalah atas beberapa serangan bunuh diri.
Baradar turut mengklarifikasi hal tersebut. Menurutnya tak ada permasalahan yang menimbulkan perpecahan di internal Taliban.
ADVERTISEMENT
"Media mengatakan bahwa ada perselisihan internal. Tidak ada apa-apa di antara kami, itu tidak benar," tambahnya.
Sebelumnya, juru bicara Taliban, Sulai Shaheen, telah mengklarifikasi bahwa isu tersebut tidaklah benar. Ia juga menyampaikan bahwa Baradar terakhir kali terlihat berada di Kandahar untuk memimpin rapat internal Taliban.
Adapun desas-desus yang beredar tersebut mengikuti spekulasi atas persaingan antara komandan militer seperti Haqqani dan para pemimpin dari kantor politik di Doha seperti Baradar, yang memimpin upaya diplomatik untuk mencapai penyelesaian dengan Amerika Serikat.