kumparan
search-gray
News24 April 2020 16:28

Wamenag Soal Masyarakat Ingin Tarawih: Lihat Italia dan Amerika

Konten Redaksi kumparan
Wamenag Soal Masyarakat Ingin Tarawih: Lihat Italia dan Amerika (241718)
Calon Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi usai bertemu Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/10/2019). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Wamenag Zainut Tauhid meminta masyarakat agar beribadah di rumah. Termasuk di bulan ramadhan ini, ibadah seperti tarawih dilakukan di rumah.
ADVERTISEMENT
Zainut dalam wawancara dengan kumparan, Jumat (24/4) menyampaikan, umat Islam harus belajar dari Italia dan Amerika Serikat.
"Kita ini harus bijak, harus betul-betul kedepankan kepentingan kemaslahatan bersama. Jangan maksakan ego kepentingan kelompok diri kita sendiri, kala sudah dinyatakan pemerintah PSBB kita ikuti. Tadi itu ada kelompok yang merasa sehat tapi sesungguhnya sudah carrier," kata Zainut.
Zainut mengkhawatirkan ketika umat Islam berkumpul untuk beribadah malah tertular.
"Untuk itu WHO tetapkan pandemi. Amerika Serikat saja tidak berdaya, negara kuasa, Italia juga tidak berdaya. Dulunya gitu juga Amerika, Italia aman, begitu kena ya.. Yang kita khawatirkan nanti kalau tenaga medis kena berapa yang kena itu. Bisa enggak itu ditangani?" jelas dia.

Jumlah kekuatan kita berapa? RS kita berapa? Nanti seperti di Italia dokter memilih yang harus diselamatkan. Kalau sudah seperti tu kan luar biasa--Zainut Tauhid

ADVERTISEMENT
Karena itu dia mengingatkan agar masyarakat menahan diri dengan berikhtiar ibadah di rumah.
"Lebih baik kita preventif jaga diri lebih baik daripada nanti kalau sudah kejadian," tutup dia.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white