News
·
27 Juli 2021 21:23
·
waktu baca 2 menit

Wanita di Jaksel Tewas dengan Luka di Kepala, Diduga Korban Pembunuhan

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Wanita di Jaksel Tewas dengan Luka di Kepala, Diduga Korban Pembunuhan (663363)
searchPerbesar
Ilustrasi pembunuhan. Foto: Shutterstock
Mayat berjenis kelamin wanita ditemukan bersimbah darah di sebuah rumah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (27/7) siang.
ADVERTISEMENT
Kapolres Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah mengatakan diduga wanita itu korban pembunuhan.
"Benar di sebuah rumah di daerah Jagakarsa, ditemukan sesosok mayat perempuan sudah bersimbah darah ya. Di TKP (tempat kejadian perkara) tersebut juga ditemukan tanda-tanda ada dugaan kekerasan yang menimpa pada korban, yang mana kita menduga peristiwa tersebut adalah peristiwa pembunuhan," kata Azis kepada wartawan, Selasa (27/7).
Jasad wanita itu pertama kali ditemukan oleh tetangganya sekitar pukul 14.00 WIB. Warga lalu melaporkan ke polisi terkait kondisi korban.
"Kita melakukan olah TKP, kemudian kita mencurigai ada orang terdekatnya yang diduga sebagai pelaku. Namun sekali lagi kita butuhkan pemeriksaan lebih mendalam lagi untuk mengetahui motif maupun alat bukti yang lain," kata Azis.
ADVERTISEMENT
Azis mengatakan, orang yang dicurigai tersebut telah diamankan di kantor polisi. Namun, dia belum bisa membeberkan identitasnya.
"Untuk terduga pelaku sementara kita amankan. Namun, kita masih dalam proses pemeriksaan untuk mengetahui apakah dia benar pelakunya, kemudian motifnya dan kronologi lengkap tentang peristiwanya akan saya sampaikan di lain waktu," kata Azis.
Wanita di Jaksel Tewas dengan Luka di Kepala, Diduga Korban Pembunuhan (663364)
searchPerbesar
Kapolres Jaksel Kombes Azis Andriansyah (tengah) saat konferensi pers kasus penculikan, Selasa (9/3). Foto: Humas Polres Jaksel
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah bukti salah satunya benda yang diduga digunakan untuk melukai korban. Polisi juga melakukan visum dan autopsi terhadap korban.
"Lukanya di bagian kepala. Yang lain masih visum dan autopsi," kata Azis.