kumparan
12 November 2019 15:05

Warga Aceh Geruduk Pria Berpakaian Perempuan Crosshijaber

Ilustrasi perempuan
Ilustrasi perempuan. Foto: Shutterstock
Crosshijaber atau lelaki berbusana perempuan muslim menggunakan cadar, belakangan sempat menghebohkan dunia maya di tanah air. Fenomena tersebut kini juga muncul di provinsi ujung barat Sumatera, Aceh.
ADVERTISEMENT
Pengguna sosial media di Aceh dihebohkan dengan munculnya sebuah video pendek yang diunggah oleh akun @tercyduck.aceh. Ini adalah kali pertama ditemukan crosshijaber di provinsi yang menerapkan hukum syariah tersebut.
Dalam video terlihat sosok seseorang mengenakan baju gamis dan berjilbab panjang menutupi wajah. Orang tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki.
Dia duduk di kursi halte Trans Kutaraja depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Kepalanya menggunakan helm dan wajah memakai masker. Kehadirannya sempat membuat orang-orang sekitar curiga.
Loading Instagram...
Dalam video itu dia dikerubuti banyak warga laki-laki, perempuan, hingga anak-anak yang penasaran dengan sosoknya. Mereka melucuti helm dan jilbab yang dikenakan crosshijaber tersebut untuk membuktikan bahwa dia laki-laki.
Pria crosshijaber tersebut tampak terus menunduk malu, namun warga yang memergoki tidak menyakitinya. Salah seorang warga memberikan air mineral. Beberapa warga sempat mengira orang tersebut sedang membuat prank.
ADVERTISEMENT
“Cowok rupanya, ini minum air dulu, dia kan enggak buat apa-apa,” ucap orang-orang di sekitarnya.
Kasatpol PP dan WH (wilayatul hisbah alias polisi syariat) Kota Banda Aceh, Hidayat, membenarkan informasi kehadiran lelaki mengenakan pakaian perempuan tersebut didapati oleh warga. Namun institusinya belum menerima info lebih lanjut tentang pria tersebut.
“Infonya ada nanti saya suruh personel cek kejadian tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (12/11).
Hidayat mengaku sosok crosshijaber yang diamankan warga tersebut tidak diserahkan ke petugas Satpol PP/WH Banda Aceh.
Sementara itu Kapolsek Baiturrahman AKP Irwan mengatakan pihaknya sudah mengecek ke lokasi dan kejadian itu benar terjadi sekitar pukul 17.30 WIB Senin (11/11).
“Sudah cek di halte depan istana kado. Diduga orang tersebut stres dan tidak berbuat apa-apa hanya berpakaian wanita saja,” katanya singkat.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan