News
·
14 Januari 2021 20:47

Warga Belanda Minta yang Tak Divaksin Tidak Boleh Datang ke Tempat Kerja

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Warga Belanda Minta yang Tak Divaksin Tidak Boleh Datang ke Tempat Kerja (300541)
Suster panti jompo berusia 39 tahun, Sanna Elkadiri menerima vaksin Pfizer / BioNTech pertama di Belanda di Veghel, Belanda, Rabu (6/1). Foto: Piroschka van de Wouw/Pool/REUTERS
Siapa menolak divaksinasi corona, dia harus ditolak pula dari tempat kerja, demikian sikap masyarakat hasil penelitian di Belanda.
ADVERTISEMENT
Program vaksinasi untuk menanggulangi virus corona bersifat sukarela. Tapi bagaimana sikapmu jika kamu divaksin, lalu ada kolega yang tidak bersedia divaksin?
Sebanyak 36 persen orang Belanda yang saat ini sebagian atau sepenuhnya bekerja dari rumah (WFH) berpendapat bahwa perusahaan harus memiliki kewenangan untuk melarang kolega yang tidak divaksinasi untuk mendatangi tempat kerja.
Warga Belanda Minta yang Tak Divaksin Tidak Boleh Datang ke Tempat Kerja (300542)
Suster panti jompo berusia 39 tahun, Sanna Elkadiri menerima vaksin Pfizer / BioNTech pertama di Belanda di Veghel, Belanda, Rabu (6/1). Foto: Piroschka van de Wouw/Pool/REUTERS
Demikian hasil penelitian Visma | Raet, sebuah lembaga konsultan H&R, di antara lebih dari 1.100 responden karyawan Belanda yang bekerja dari rumah, sebagaimana publikasi lembaga tersebut di situswebnya, dikutip kumparan Den Haag hari ini, Kamis (14/1).
Selain itu, sebanyak 3 dari 10 karyawan di Belanda atau tepatnya 29 persen mengatakan bahwa mereka sendiri tidak akan datang ke tempat kerja jika di tengah mereka ada kolega yang tidak divaksinasi.
ADVERTISEMENT

Sanksi Potong Gaji

Ada kemungkinan kolega yang tidak divaksinasi harus berdiam di rumah karena terjangkit virus corona. Dalam hal ini sebanyak 24% responden berpendapat bahwa kolega tersebut harus dipotong gajinya.
Sebaliknya dua per tiga responden berpendapat bahwa gaji kolega tersebut harus tetap dibayar penuh. Sebanyak 10% menyatakan tidak berpendapat.
Wajib Vaksinasi
Mengenai apakah perusahaan harus mewajibkan vaksinasi corona, sebanyak 24 persen responden menyatakan setuju perusahaan mewajibkan karyawannya untuk divaksinasi.
Namun sebagian besar, yakni 69 persen menyatakan tidak setuju. Alasannya antara lain karena mereka harus tetap mempunyai hak untuk menentukan atas badannya sendiri dan vaksinasi harus tetap menjadi pilihan pribadi.
“Kita semua menyaksikan bahwa kita di Belanda juga telah memulai dengan vaksinasi melawan virus corona. Hal ini secara logis mengundang pertanyaan di kalangan karyawan,” ujar Joke van der Velpen, Manager Pengetahuan Hukum dan Peraturan Visma | Raet, menyinggung latar belakang penelitian.
ADVERTISEMENT
Menurut Van der Velpen, tentu ada terpikir situasi-situasi di mana perusahaan ingin mewajibkan karyawannya untuk vaksinasi. Misalnya jika ada risiko dengan klien atau pasien. Menurut Undang-undang dan peraturan di Belanda, perusahaan sama sekali tidak boleh mewajibkan karyawannya untuk divaksinasi.
“Perusahaan boleh menyarankan, tapi pilihan tetap ada pada karyawan. Selain itu perusahaan bagaimanapun tidak dimungkinkan untuk menahan gaji karyawan manakala karyawan yang tidak divaksinasi tersebut tiba-tiba sakit karena corona,” ujar Joke van der Velpen.
Penulis: Eddi Santosa