kumparan
5 April 2019 13:39

Waspada Begal di Jakarta, 3 Nyawa Melayang Sejak Maret 2019

Ilustrasi Begal dan Rampok
Ilustrasi Begal dan Rampok Foto: Muhammad Faisal Nu'man
Kelompok begal kembali merajalela di Jakarta. Sejak bulan Maret 2019, sejumlah kelompok melakukan pengeroyokan dan perampokan pada pengguna jalan di beberapa wilayah Jakarta.
ADVERTISEMENT
Sebanyak 3 orang tewas dalam 3 kasus begal yang terjadi sejak Maret hingga awal April 2019. Motif perampokan pun terbilang sederhana, hanya ingin mengambil uang hingga barang berharga yang dimiliki korban.
Berikut kumparan rangkum 3 kasus begal yang menewaskan 3 orang pada bulan Maret dan April 2019:
Begal Tewaskan Pemuda di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat
Senjata
Ilustrasi senjata tajam Foto: Ashim D'Silva
Polres Metro Jakarta Barat menangkap DO (17), AD (16), dan RO (17), kelompok begal yang menewaskan seorang pemuda berinisial IS (22) di Jalan Raya Daan Mogot, Kebun Jeruk, Jakarta Barat pada 4 Maret lalu. Dalam menjalankan aksinya mereka menyamar sebagai anggota kepolisian.
"Korban habis nonton acara dangdut di Indosiar bersama dua orang temannya. Kemudian lewatlah pelaku dengan dua motor dan berjumlah lima orang. Mereka berpura-pura menjadi polisi dan menggeledah barang korban," ujar Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edy Suranta Sitepu dalam jumpa pers pada 11 Maret.
ADVERTISEMENT
Namun ketika menggeledah, IS rupanya melakukan perlawanan, sehingga seorang pelaku menusuk IS dengan celurit
"Saat korban melawan, pelaku yang di atas motor memberikan kode untuk menghabisi korban. Akhirnya korban ditusuk menggunakan celurit," tambah Edy.
Usai membegal dan membawa barang-barang korban, kedua pelaku lari meninggalkan IS tergeletak hingga kehabisan darah dan meninggal dunia. Kasus ini kemudian diselidiki kepolisian yang berhasil menangkap keduanya di dua lokasi yang berbeda.
20 Orang Begal Keroyok Pemuda hingga Tewas di Lubang Buaya, Jakarta Timur
Argo Yuwono
Argo Yuwono Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Seorang warga berinisial DF (19) tewas dikeroyok 20 orang tak dikenal di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur. DF sempat dirawat di RSUD Budhi Asih, Jakarta Timur, tapi nyawanya tak tertolong.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, saat hari kejadian pada Selasa (2/4), korban tengah perjalanan pulang dari memancing. Saat mengendarai motor, ia dicegat dan ditegur oleh sekitar 20 orang tak dikenal dan langsung mengeroyoknya.
ADVERTISEMENT
“Korban pulang dari pemancingan, saat melintas di TKP korban yang mengendarai sepeda motor dengan oleng ditegur oleh 20 orang yang sedang nongkrong. Korban langsung dikeroyok lalu datang warga untuk melerai dan korban langsung pulang,” jelasnya.
Leraian warga mampu menyelamatkan DF untuk sementara. Namun, DF mengaku sesak napas usai pulang ke rumahnya.
Pada hari yang sama, ia kemudian dilarikan ke RSUD Budhi Asih untuk mendapatkan pertolongan intensif. Akan tetapi, pihak RS Budhi Asih tidak mampu menyelamatkan nyawanya.
Kasus ini kemudian diselidiki polisi. Tak butuh waktu lama, para pelaku langsung ditangkap dan kini telah diamankan di Polres Metro Jakarta Timur.
Mahasiswi Tewas Usai Kejar-kejaran dengan Begal di Kuningan, Jakarta Selatan
Lalulintas jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan
Lalulintas jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (1/1). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Dua orang begal beraksi di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Akibat aksi ini, seorang pelaku dan seorang korban meninggal dunia.
ADVERTISEMENT
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (5/4) sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, dua korban yang merupakan mahasiswa, mengendarai satu motor melintas dari arah Menteng menuju Kuningan.
Saat di traffic light Menteng, dua begal yang mengendarai satu motor menjambret tas salah satu korban. Keduanya lalu mengejar pelaku yang langsung tancap gas menuju ke Jalan Rasuna Said.
Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan. Korban yang berhasil meraih kembali tasnya terlibat tarik menarik dengan pelaku. Akhirnya motor keduanya jatuh tepat di Wisma Tugu.
"Sampai di TKP korban dan pelaku jatuh dari sepeda motor yang dikendarai masing-masing hingga mengakibatkan korban 1 mengalami luka dan satu korban lagi meninggal dunia. Seorang pelaku juga tewas saat itu," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Andi Sinjaya, saat dikonfirmasi, Jumat (5/4).
ADVERTISEMENT
Korban meninggal berinisial RN, mahasiswa asal Bogor. Sedangkan korban lainnya yang mengalami luka, AH merupakan mahasiswa asal Grogol Petamburan.
Kemudian, untuk pelaku yang tewas berinisial HZ yang merupakan warga Pisangan, Jakarta Timur. Sementara pelaku yang selamat berinisial M.
"Pelaku 2 mengalami luka pada kepala bagian belakang dan dibawa ke RS Kramat Jati," ucap dia.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan