WN Inggris di Bali Ditemukan Tewas, Polisi: Dugaan Awal Bunuh Diri

15 Januari 2022 16:23
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
WN Inggris di Bali Ditemukan Tewas, Polisi: Dugaan Awal Bunuh Diri (25765)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mayat. Foto: Shutter Stock
Seorang warga negara Inggris Matt Harper (48) ditemukan tewas di tempat tinggalnya di kawasan Denpasar, Bali, Jumat (14/1). Polisi awalnya menduga korban meninggal karena bunuh diri.
ADVERTISEMENT
Namun, beredar kabar bahwa korban meninggal bukan bunuh diri, melainkan dibunuh oleh warga negara Indonesia (WNI).
Dikonfirmasi kumparan, Direskrimsus Polda Bali Kombes Surawan, mengatakan, saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan. Sampai saat ini dugaan penyebab kematian korban adalah bunuh diri.
"Belum bisa dibilang pembunuhan, dugaan sementara, indikasinya bunuh diri," kata dia saat dihubungi, Sabtu (15/1).
Surawan menegaskan, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini. Jenazah sudah diperiksa untuk dilakukan autopsi dari tim dokter dan saat ini tengah menunggu hasilnya.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Kami masih menunggu hasil otopsi," imbuhnya.
Sementara itu, Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Ketut Sugiarta mengatakan, kasus ini bermula saat korban mengalami kecelakaan lalu lintas beberapa hari lalu.
Ia memutuskan untuk merawat diri secara mandiri di rumah yang dibantu oleh kekasihnya. Namun, beberapa hari kemudian, kekasihnya menemukan korban telah meninggal.
ADVERTISEMENT
Sugiarta belum menjelaskan lebih lanjut mengenai waktu dan bentuk kecelakaan yang dialami korban. Namun ia menduga, korban tewas karena depresi.
"Karena depresi, korban diduga bunuh diri. Namun, kami mencoba mendalami," kata dia.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020