kumparan
search-gray
Otomotif2 Agustus 2020 10:58

Begini Tren Baru Pembeli Mobil Bekas Saat New Normal di Bursa Mobkas

Konten Redaksi kumparan
Begini Tren Baru Pembeli Mobil Bekas Saat New Normal di Bursa Mobkas (42356)
Mobil bekas di WTC Mangga Dua Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Penjualan mobil bekas berangsur membaik sejak awal Juli 2020. Ini lantaran sebagian masyarakat enggan menggunakan transportasi umum selama mobilitas supaya tidak tertular corona, sehingga beralih melakukan pembelian dan menggunakan mobil bekas.
ADVERTISEMENT
Manager Pemasaran Senior Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih mengatakan, kenaikannya sudah mencapai 40 sampai 50 persen, dari angka dua ribuan unit mobil yang biasanya terjual tiap bulan sebelum adanya pandemi.
Begini Tren Baru Pembeli Mobil Bekas Saat New Normal di Bursa Mobkas (42357)
Ilustrasi mobil bekas Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Kebanyakan pembeli menghendaki model-model yang cenderung pasaran dan ketersediaan unitnya banyak, oleh karena itu harganya terjangkau.
"Jadi yang laku masih mobil murah di bawah Rp 100 juta, kalau punya lebih sedikit ya di bawah Rp 150 jutaan ke bawah macam Innova itu banyak pembelinya," jelas Herjanto saat dihubungi kumparan beberapa waktu lalu.
Begini Tren Baru Pembeli Mobil Bekas Saat New Normal di Bursa Mobkas (42358)
Toyota Innova bekas. Foto: dok. WTCM2
Meski uang muka cicilan yang harus dibayarkan terbilang tinggi minimal 40 persen, tak menyurutkan masyarakat untuk membelinya. Sebab, mobil bekas ibarat kebutuhan yang harus cepat terpenuhi pada kondisi new normal. "Pokoknya sekarang orang datang ke sini mau cepat dapat mobil intinya, enggak ada lagi tuh lama keliling milih mobil, enggak mikirin model," imbuh Her.
Begini Tren Baru Pembeli Mobil Bekas Saat New Normal di Bursa Mobkas (42359)
Dealer mobil bekas Mangga Dua WTC Foto: Istimewa
Oleh karena itu, membuat rata-rata penjual mobkas di Mangga Dua menerapkan sistem jemput bola. Maksudnya begini, DP tinggi ternyata bukan syarat mutlak katanya. Supaya terjadi pembelian unit, konsumen dimudahkan proses pembayarannya menyesuaikan model yang dipilihkan penjual mobkas.
ADVERTISEMENT
"Sekarang tuh sistemnya semua kami yang bantu. Pembeli tinggal duduk aja enggak usah pikirin dulu uang mukanya. Tinggal bilang punya uang berapa nanti kami pilih yang pas biasanya begitu sekarang," jelasnya.
Begini Tren Baru Pembeli Mobil Bekas Saat New Normal di Bursa Mobkas (42360)
Ilustrasi pemeriksaan atau inspeksi mobil bekas. Foto: Istimewa

Skema cicilan mobil bekas

"Misal punya Rp 15 jutaan terus mau cicilannya Rp 1,5 sampai 2 jutaan ya bisa malah itu yang ramai nanti pilihannya kita kasih Agya, Ayla, atau enggak yang 7-penumpang tuh Sigra. Kalau cocok, ambil, bayar, selesai, mereka enggak lama di sini," tambah Her.
Itu belum dihitung dari performa penjualan secara online maupun by phone. Ini karena tak sedikit pedagang mobil bekas yang makin masif menjual secara daring.
Sebab selama masih ada kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), tidak semua showroom buka, lagi pula pembeli masih belum banyak yang mendatangi bursa mobil bekas karena takut terpapar corona.
ADVERTISEMENT
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white