kumparan
13 Juli 2018 9:38

Berburu Bahan Modifikasi di Lelang Mobil Online

Ilustrasi Mesin Mobil (Foto: Pixabay)
Lelang kendaraan di Indonesia masih lebih akrab jika disandingkan dengan istilah 'barang sitaan' ataupun 'terbatas'. Sehingga tidak heran kalau banyak orang asing dengan proses transaksi model ini.
ADVERTISEMENT
Padahal di beberapa negara lain, balai lelang online (e-auction) kendaraan roda empat telah menjadi tempat jual-beli yang umum.
Di Indonesia, ada PT Digital Sarana Legoas (Legoas), yang coba menawarkan layanan lelang online. CEO Legoas, Jacob Anthonius Margareta, mengatakan bahwa layanan mereka saat ini baru berfokus ke produk kendaraan bermotor. Tapi ke depan, Legoas pun akan melebarkan layanannya ke sejumlah produk lain.
Di Legoas, kendaraan yang dilelang tidak memiliki batasan, baik dari usia hingga kondisinya. "Dengan seperti ini, sangat terbuka orang untuk mencari mobil bekas. Kalau ke showroom (mobil bekas) ada keterbatasan kan, satu showroom paling hanya 20-30 unit. Itu juga belum tentu ada yang cocok," kata Jacob.
Modifikasi Honda Brio ala Mobilio facelift (Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO)
Dengan sistem lelang kendaraan secara online, memungkinkan konsumen mendapat pilihan yang cukup beragam. "Jadi orang yang misalnya hobi dengan mesin, dia enggak peduli kondisi kendaraan seperti apa asal mesinnya bagus dia bisa dapat barang dengan harga bagus juga."
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Jacob optimistis layanan lelang online kendaraan bisa mendapat tempat di Indonesia. Sebab, mereka mengklaim menjadi perusahaan pertama yang menyediakan layanan lelang kendaraan berbasis aplikasi.
"Balai lelang di seluruh Indonesia itu ada 103. Tapi yang mengandalkan teknologi berbasis gadget baru kami. Ini yang akan jadi diferensiasi kami dibanding balai lelang yang lain," tutup Jacob.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan