Berita Populer: Efek BYD Atto 1; Koleksi Kendaraan Menteri Gus Irfan
10 September 2025 8:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
Berita Populer: Efek BYD Atto 1; Koleksi Kendaraan Menteri Gus Irfan
Efek BYD Atto 1 terhadap penjualan Honda Brio bekas, hingga koleksi kendaraan Menteri Gus Irfan merupakan berita populer kumparanOTO, Selasa (9/9). #kumparanOTOkumparanOTO

ADVERTISEMENT
Informasi soal pasar mobil listrik BYD Atto 1 yang mempengaruhi penjualan Honda Brio bekas merupakan salah satu berita populer pembaca kumparanOTO, Selasa (9/9).
ADVERTISEMENT
Kemudian melihat koleksi kendaraan Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan, serta koleksi kendaraan Menteri Keuangan yang baru yaitu Purbaya Yudhi Sadewa.
Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.
Mobil Listrik BYD Atto 1 Gerus Pasar Honda Brio Bekas
Pasar mobil bekas Tanah Air kini mulai mengalami pergeseran dengan hadirnya mobil listrik, salah satunya BYD Atto 1. Menurut pengakuan pedagang di bursa mobil bekas WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, segmen city car populer seperti Honda Brio mulai terkena imbasnya.
“Kalau orang yang beli Atto 1 itu harusnya sudah mobil kedua atau mobil ketiga, bukan mobil pertama. Karena kita sama-sama tahu penurunan mobil listrik lumayan, sementara kalau orang yang ngumpulin duit sedikit demi sedikit, mobil pertama biasanya mereka tetap pilih Brio,” ujar Marko Kurniawan, Owner 689 Mobilindo di WTC Mangga Dua, kepada kumparan Senin (8/9/2025).
ADVERTISEMENT
Isi Garasi Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan, Ada Yamaha Mio Karbu
Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet Merah Putih dengan menghadirkan sejumlah menteri baru. Salah satu yang jadi sorotan adalah lahirnya Kementerian Haji dan Umrah, lembaga baru yang dipimpin oleh Mochamad Irfan Yusuf atau akrab disapa Gus Irfan.
Irfan dilantik sebagai Menteri Haji dan Umrah pertama dalam sejarah Indonesia di Istana Negara, Senin (8/9). Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji.
Punya Harta Rp 39,2 Miliar, Menkeu Purbaya Punya Vario hingga BMW
Purbaya Yudhi Sadewa resmi menggantikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dirilis KPK, Purbaya memiliki total harta kekayaan mencapai Rp 39.210.000.000 yang dilaporkan pada 11 Maret 2025.
ADVERTISEMENT
