Berita Populer: Rupiah Melemah Terhadap Ekspor; Suzuki Wagon R Flex-Fuel
·waktu baca 2 menit

Pelemahan kurs nilai mata uang rupiah terhadap USD dan dampaknya terhadap kinerja ekspor otomotif Indonesia merupakan salah satu berita populer kumparanOTO, Senin (8/6).
Kemudian ada Suzuki Wagon R dengan teknologi Flex-Fuel yang bisa pakai bahan bakar etanol murni, serta gempuran truk China yang ancam industri karoseri lokal.
Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.
Dua Sisi Kurs Rupiah: Beban Impor Komponen vs Peluang Ekspor Otomotif
Pelemahan nilai tukar rupiah kini menjadi pedang bermata dua bagi industri otomotif nasional, membuka peluang ekspor yang lebih kompetitif di pasar global. Produk kendaraan buatan Indonesia berpotensi mendongkrak volume penjualan ke luar negeri, asalkan memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi agar keuntungan kurs tidak tergerus biaya impor.
Suzuki Wagon R Flex-FuelFlex-Fuel, Mobil yang Bisa 'Minum' Alkohol
Maruti Suzuki menunjukkan langkah progresif dengan memperkenalkan Wagon R Flex-Fuel, sebuah kendaraan inovatif yang mampu beroperasi menggunakan bahan bakar campuran minyak bumi dan etanol. Teknologi canggih ini memungkinkan mobil beradaptasi dengan kadar etanol bervariasi dari E20 hingga E100, menandai komitmen serius terhadap ketahanan energii dan pengurangan emisi gas buang.
Gempuran Truk China hingga Bahan Baku Naik, Puluhan Karoseri dudi Jabar Bangkrut
Industri karoseri di Jawa Barat menghadapi tantangan besar, dengan ratusan pabrikan yang kini terancam bangkrut akibat lesunya permintaan pasar, gempuran truk impor dari China, dan lonjakan harga bahan baku yang signifikan. Kenaikan harga besi hingga 40 persen serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memperburuk situasi, karena banyak komponen inti karoseri masih bergantung pada impor.
