Berita Populer: Vietnam Larang Motor Bensin Mulai 2026; SUV Hybrid Baru Jaecoo

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Motor yang parkir di trotoar Hanoi, Vietnam. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Motor yang parkir di trotoar Hanoi, Vietnam. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Informasi soal rencana Vietnam yang akan melarang penjualan motor bensin mulai tahun 2026 menjadi salah satu berita populer kumparanOTO, Selasa (28/10).

Kemudian menakar calon SUV hybrid terbaru Jaecoo yang bakal masuk ke Indonesia, serta bocoran Changan yang akan boyong mobil listrik baru ke Tanah Air.

Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.

Vietnam Larang Motor Bensin Beroperasi Mulai Juli 2026

Vietnam secara resmi akan melarang penggunaan motor berbahan bakar bensin di pusat kota pada tahun 2026. Langkah tersebut merupakan upaya pemerintah setempat dalam menciptakan udara yang lebih bersih dan sehat.

Larangan dikeluarkan oleh Perdana Menteri Pham Minh Chinh. Mulai 1 Juli 2026, motor dengan mesin bensin sudah tidak diizinkan mengaspal di sepanjang jalan Hanoi dan Ho Chi Minh, sebagaimana dilaporkan The Independent.

Jaecoo Bakal Bawa Calon SUV Hybrid Terbaru, J5 HEV?

Head of Product Jaecoo Indonesia, Ryan Ferdiean berbicara mengenai calon model baru elektrifikasi pabrikan yang akan diboyong ke Tanah Air. Modelnya sendiri disinyalir merujuk pada Jaecoo J5 Super Hybrid System atau SHS.

“Jaecoo Indonesia terus mendorong penggunaan new energy vehicle, pasti ada produk baru. Kami akan studi terus buat konsumen Indonesia,” kata Ryan saata ditemui di Wuhu, China belum lama ini.

Changan Bakal Boyong Mobil Listrik Teknologi Baru ke Indonesia, Apa Itu?

Changan Automobile akan menjalani debutnya di Indonesia pada gelaran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW), akhir November mendatang. Dua mobil listrik, Deepal S07 dan Lumin L DC, menjadi produk awal Changan di Tanah Air.

Setelahnya, Changan tak berdiam diri. Jenama asal China itu sudah menyiapkan produk lain untuk tahun 2026. CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, menyatakan produk tersebut dibekali teknologi baru yang belum pernah ada di Indonesia: Range Extended Electric Vehicle (REEV) atau biasa disebut juga sebagai EREV.