kumparan
3 Desember 2019 16:21

Bos Honda Indonesia Puji Kawasaki Ninja 250 4-silinder

Presiden Direktur AHM, Toshiyuki Inuma
Presiden Direktur AHM, Toshiyuki Inuma. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Presiden Direktur PT Astra Honda Motor (AHM) Toshiyuki Inuma mengakui ketertarikannya akan model Kawasaki Ninja 250 4-silinder, yang dikenalkan sebulan lalu.
ADVERTISEMENT
"Bagi saya, saya lihat di Tokyo Motor Show, personally sangat menarik," ujar Inuma saat ditemui beberapa waktu lalu di Ambarawa, Jawa Tengah.
ZX-25R
Tampilan depan Ninja 250 4-Silinder (ZX-25R). Foto: Ghulam Muhammad Nayazri/kumparan
Meski belum resmi diluncurkan, apalagi dipasarkan di Indonesia, kata Inuma motor sport berkubikasi rendah dengan konfigurasi 4-silinder tersebut berpotensi jadi tren yang berulang. Seperti pada era 90-an, ada Honda CBR250RR (MC22), Yamaha dengan FZR250R, Suzuki dengan GSX-R250, serta Kawasaki lewat ZXR-250.
"Dulu Honda punya 250 cc 4-silinder (CBR250RR-MC22 yang lahir tahun 1990-1999), Yamaha dan Suzuki juga saat 20 tahun lalu," kata Inuma.
CBR 250 RR
CBR 250 RR. Foto: Resnu Dwi Andika/kumparan
Saat ini AHM memasarkan CBR250RR 2-silinder, untuk menjawab kebutuhan konsumennya yang menginginkan motor sport fairing seperempat liter, yang efisien dan bertenaga.
Honda CBR250RR yang diniagakan sekarang dengan konfigurasi 2-silinder, kata Inuma, jadi pilihan terbaik guna untuk harian maupun balap. Terlepas dari pertimbangan opsi 4-silinder.
ADVERTISEMENT
"Karena kami meluncurkan CBR250RR, kami juga perhatikan 2 atau 4 atau 3 silinder, tapi kami putuskan buat 2-silinder," imbuhya.
CBR 250 RR
CBR 250 RR. Foto: Resnu Dwi Andika/kumparan
Lalu bagaimana pengembangan CBR250RR ke depannya? Apa akan mengikuti jejak kompetitornya itu menghadirkan motor sport dengan konfigurasi serupa?
Inuma sebut bukan perkara sulit buat menghadirkannya, hanya saja kembali lagi soal minat pasar, khusunya di Indonesia.
ZX-25R
Tampilan samping Ninja 250 4-Silinder (ZX-25R). Foto: dok. kumparan
"Bagi kami jika konsumen Honda mau kami mengembangkan 4-silinder, tentu akan kami pertimbangkan. Saya lihat bagaimana Indonesia mengapresiasi Ninja 4-silinder, saya juga mengakui sangat tertarik," tuntas Inuma.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan