Otomotif
·
21 Juli 2021 7:04
·
waktu baca 2 menit

Canggihnya Bus Listrik Garapan MAN, Jakarta-Solo Satu Kali Ngecas

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Canggihnya Bus Listrik Garapan MAN, Jakarta-Solo Satu Kali Ngecas (32982)
searchPerbesar
Bus listrik MAN. dok. MAN
Tak cuma truk, pabrikan otomotif lainnya yang memproduksi kendaraan besar lainnya kini tengah berkutat pada pengembangan bus listrik. Contohnya MAN, jenama Jerman ini beberapa waktu lalu merilis hasil pengujian bus listrik yang memiliki daya tempuh jauh.
ADVERTISEMENT
Bayangkan dalam sekali pengisian baterai penuh, jarak yang bisa dijangkaunya mencapai 550 km. Andai masuk Indonesia, itu sama saja seperti jarak dari Jakarta ke Solo via Tol Trans Jawa sekitar 540 km berdasarkan peta online.
"Kami sangat senang dengan hal ini. Ini menunjukkan bahwa e-mobilitas (mobilitas dengan kendaraan listrik) sekarang cocok untuk penggunaan sehari-hari," ujar Head of Business Unit Bus at MAN Truck & Bus, Rudi Kuchta dalam keterangan resminya.
Dalam pengujiannya itu MAN sengaja menggunakan skenario aktual bus perkotaan di Munchen, Jerman. Jadi objektifnya agar mengetahui kemampuan bus tersebut serealistis mungkin.
Supaya pengujiannya berintegritas, MAN menggandeng TUV SUV sebagai pihak penguji independen. Kemudian mengundang jurnalis kenamaan di kalangan industri Jerman supaya objektif, serta pengemudi handal dari MAN.
Canggihnya Bus Listrik Garapan MAN, Jakarta-Solo Satu Kali Ngecas (32983)
searchPerbesar
Pengujian bus listrik MAN. dok. MAN
Pengujian dilakukan selama 24 jam. Sebelum jalan, baterai diisi penuh dulu kemudian disegel cover port pengisian baterainya. Kabinnya juga diisi oleh dummy yang merepresentasikan penumpang dengan bobot beragam. Tapi diatur secara physical distancing, satu baris jok hanya dua penumpang.
Canggihnya Bus Listrik Garapan MAN, Jakarta-Solo Satu Kali Ngecas (32984)
searchPerbesar
Kabin bus listrik MAN diisi dummy penumpang. dok. MAN
Rutenya juga sengaja seperti bus kota kebanyakan, dari pusat kota satu ke lainnya, dan berhenti di semua halte sambil membuka dan menutup pintu. Ini dilakukan juga untuk mengukur idling time bus saat berhenti dan menggunakan elektrifikasi untuk mekanisme buka-tutup pintu.
ADVERTISEMENT
"Tujuannya kami adalah untuk menunjukkan bahwa bus Lion's City E kami dapat mencapai jangkauan yang tinggi di kondisi sehari-hari. Setelah menempuh jarak total 550 km, kami dapat mengatakan bahwa kami benar-benar mencapainya," lanjutnya.
Capaian tersebut ternyata juga melampaui torehan bus listrik MAN sebelumnya yang melakoni uji jalan di Spanyol tahun lalu. Dalam suhu yang menantang hingga 35 derajat, busnya cuma mampu menempuh jarak 284 km.
Canggihnya Bus Listrik Garapan MAN, Jakarta-Solo Satu Kali Ngecas (32985)
searchPerbesar
Bus listrik MAN. dok. MAN

Rahasia bus listrik MAN bisa tempuh jarak jauh

Kesuksesannya bukan cuma kapasitas baterai, tapi juga karena teknologi manajemen dan sel baterai yang tersemat pada bus listrik tersebut. Teknologi buatan Volkswagen itu memungkinkan sistem mampu mengendalikan suhu baterai agar tidak ada energi yang terbuang.
Selain itu kunci keberhasilan bus Lion's City itu juga berkat gaya berkendara pengemudi yang efisien dan penuh pengalaman. "Itulah mengapa kami menawarkan pelatihan pengemudi khusus bus listrik kami," sambung Head of Marketing Bus MAN, Heinz Keiss.
Canggihnya Bus Listrik Garapan MAN, Jakarta-Solo Satu Kali Ngecas (32986)
searchPerbesar
Bus listrik MAN. dok. MAN
Sehingga apabila bus tersebut dikemudikan oleh pengemudi bus umum, rata-rata daya jelajahnya di atas 270 km. Namun begitu angka tersebut sudah membuktikan bahwa penggunaan bus listrik tak perlu membutuhkan banyak fasilitas pengisian daya listrik di sepanjang rute bus.
Canggihnya Bus Listrik Garapan MAN, Jakarta-Solo Satu Kali Ngecas (32987)
searchPerbesar
Pengemudi bus listrik MAN. dok. MAN
Itu berlaku jika asumsinya operasional setiap satu bus memakan jarak 300 sampai 400 km. Operator cukup mendirikan depot pengisian daya di pangkalan bus. "Dengan demikian konsumen tidak perlu investasi tambahan lagi, di mana ini merupakan keuntungan yang sangat penting," beber Kuctha.
ADVERTISEMENT