kumparan
22 Mei 2019 17:01

Capaian Wuling Selama 2 Tahun Eksis di Indonesia

Wuling Cortez turbo
Wuling Cortez turbo Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
Sebagai salah satu merek baru di kancah otomotif Indonesia, kiprah Wuling Motors terbilang sangat baik. Sejak meluncurkan produk pertamanya, Confero, pada tahun 2017, merek asal China ini mulai mendapatkan tempat di masyarakat.
ADVERTISEMENT
Kini, setelah tiga tahun eksis di Indonesia, Wuling berhasil mencatatkan 27 ribu unit penjualan, yang disumbang dari sejumlah produk, yakni Confero, Cortez, dan Almaz.
“Hingga akhir tahun kemarin 25 ribuan. Nah kalau ditambah sampai April tahun ini jadi sekitar 27 ribuan lah karena ditambah dengan kuartal pertama tahun ini yang 4.208 unit,” jelas Brand Manager Wuling Motors, Dian Asmahani, saat ditemui di bilangan Senayan, (21/2) malam.
Ia menjelaskan, kontribusi terbesar Wuling adalah Confero yang menyumbang lebih dari 60 persen, disusul Cortez sebesar 30 persen, dan Almaz sekira 10 persen.
Wuling Confero S ACT
Wuling Confero S ACT Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
Mudik Lebaran
Sementara itu, menyambut musim mudik Lebaran 2019, Wuling pun menyediakan layanan ‘Wuling Siaga Lebaran’.
ADVERTISEMENT
Layanan itu, kata Dian, merupakan bentuk komitmen pabrikan untuk fokus memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen.
Layanan Wuling Siaga Lebaran
Layanan Wuling Siaga Lebaran Foto: dok. Wuling Motors
Adapun, Wuling Siaga Lebaran, yang beroperasi pada 30 Mei hingga 11 Juni 2019 ini terbesar di 38 titik, yang terdiri dari 8 posko mudik, 15 bengkel siaga 24 jam, dan 15 bengkel siaga yang tetap buka selama libur Lebaran.
Berikut lokasi posko mudik Wuling di sepanjang Tol Trans Jawa menuju Surabaya
  • Rest Area Merak Km 68
  • Rest Area Cikampek Km 57
  • Rest Area Cirebon Km 207
  • Rest Area Batang Km 379
  • Rest Area Ngawi Km 519
Lokasi posko mudik Wuling di sepanjang Tol Trans Jawa menuju Jakarta
  • Rest Area Ngawi Km 519
ADVERTISEMENT
  • Rest Area Pejagan Km 229
  • Rest Area Palimanan Km 101
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan