Chery Kaji Akuisisi Pabrik Handal Jadi Basis Produksi
2 Desember 2025 7:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
Chery Kaji Akuisisi Pabrik Handal Jadi Basis Produksi
Chery saat ini masih menimbang opsi mengakuisisi pabrik milik PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Pondok Ungu, Bekasi. #kumparanOTOkumparanOTO

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Head of Brand Department PT Chery Sales Indonesia, Rifkie Setiawan, mengatakan bahwa keputusan final belum diambil. Ia menegaskan Chery masih menelaah semua kemungkinan yang paling efektif untuk kebutuhan ekspansi brand asal Tiongkok itu.
“Saat ini belum ada keputusan, lagi dipelajari mana metode yang terbaik dari investasi nanti,” ujar Rifkie saat ditemui baru-baru ini di Tangerang.
Rifkie menjelaskan studi tersebut mencakup berbagai skenario strategis. Manajemen global Chery disebut tengah membandingkan opsi akuisisi pabrik, joint venture, hingga membangun pabrik baru dari nol.
“Kami masih study. Apakah itu beli, joint venture, atau bangun sendiri, semuanya lagi didiskusikan top management,” katanya.
Meski masih dalam tahap kajian, Rifkie mengisyaratkan bahwa keputusan arah investasi tidak akan menunggu lama. Ia menyebutkan kemungkinan pengumumannya dijadwalkan pada awal tahun mendatang.
ADVERTISEMENT
“Kemungkinan (terkait akuisisi pabrik) diumumkan awal tahun,” tegasnya.
Pentingnya keputusan tersebut tak lepas dari kapasitas produksi Chery yang terus dikejar permintaan. Rifkie mengakui penjualan yang meningkat membuat fasilitas existing tak lagi ideal untuk menopang percepatan volume, terlebih besarnya permintaan Jaecoo J5 yang juga meningkat.
“Karena ya dikejar juga sama Jaecoo J5. Sekarang aja sudah full kapasitas,” ungkapnya.
Sebagai catatan Jaecoo merupakan sub-brand dari Chery. Saat ini Jaecoo juga dirakit di pabrik Handal sama seperti Chery.
Di sisi lain, Chery Indonesia telah memiliki target produksi yang cukup besar. Untuk tahun ini, perusahaan membidik volume 20 ribu unit. Angka aktualnya kini berada di kisaran 16 ribu unit, mendekati 17 ribu jika termasuk kontribusi ekspor.
ADVERTISEMENT
“Target produksi kami 20 ribu setahun. Sekarang masih di 16 ribuan, hampir 17 ribu kalau sama ekspor,” tutup Rifkie.
