kumparan
18 Desember 2017 15:05

8 Mobil yang Jadi Bintang di Tahun 2017

Tahun 2017 akan segera berakhir. Di Industri otomotif sendiri, tahun 2017 menjadi periode kebangkitan pasar mobil low multi purpose vehicle (LMPV). Tinggal tersisa beberapa hari lagi untuk pabrikan mobil mulai berbenah tutup buku serta bersiap diri dengan strateginya untuk tahun depan.
ADVERTISEMENT
Sejumlah aktivitas produksi kendaraan tipe lama akan mulai berhenti beroperasi dan penjualan akan berfokus menghabiskan unit tahun 2017. Tidak hanya itu, bagi mereka yang sudah mengenalkan unit terbarunya, PR akan bertambah dengan finalisasi pemesanan unit.
Untuk itu kumparanOTO akan mencoba untuk merangkum dan melihat kembali delapan mobil yang menjadi sorotan di tahun 2017. Kira-kira mobil apa saja ya yang menjadi mega bintang di tahun 2017?
1. Mitsubishi Xpander
Mitsubishi Xpander
Mitsubishi Xpander (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
Kita mulai dengan yang paling "hits". Sejumlah media tidak henti-hentinya menyoroti LMPV besutan Mitsubishi ini. Hadir dengan bentuk konsepnya pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, XM Concept dipastikan akan menjadi embrio LMPV Mitsubishi untuk berkompetisi dengan Avanza cs.
ADVERTISEMENT
Setahun berikutnya, saat Mitsubishi secara resmi memperkenalkan MPV stylist ini ke muka publik, Xpander menjadi selebriti yang paling ramai dicari pengunjung GIIAS 2017. Di event otomotif tahunan itu booth Mitsubishi paling ramai dikunjungi karena tingginya rasa penasaran masyarakat untuk melihat langsung sosok Xpander.
Tidak tanggung-tanggung dari gelaran itu, hampir 4.000 unit Xpander dipesan oleh konsumen. Tidak heran kalau sampai saat ini banyak pembeli yang harus bersabar menunggu inden unit Mitsubishi Xpander.
2. Wuling Confero
Wuling Confero
Wuling Confero (Foto: Gesit Prayogi/kumparan)
Mobil berikutnya yang tidak kalah menjadi sorotan adalah Wuling Confero. Wuling sendiri menjadikan Indonesia sebagai target pasarnya karena melihat potensi dan perkembangan otomotif yang menunjukkan tren positif.
Untuk menunjukkan keseriusannya, Wuling bahkan membangun fasilitas produksinya pertama di luar China yang di Cikarang, Bekasi. Saat gelaran GIIAS 2016, Wuling sempat memamerkan unitnya yang bernama Hong Guang. Mobil ini kemudian berganti nama untuk pasar Indonesia menjadi Confero.
ADVERTISEMENT
Menjadi salah satu produk yang laris di China, Wuling mencoba peruntungan dengan meniagakan Confero di gelaran GIIAS 2017. Wuling Confero mendapat respon yang hangat dari masyarakat Indonesia karena harganya yang sangat terjangkau namun dilengkapi fitur-fitur yang sulit ditemukan pada mobil sekelasnya.
Jumlah inden Wuling Confero dalam sebulan pertama —sejak dipasarkan dalam gelaran Jakarta Fair Juli 2017 lalu— mencapai 31 unit, sebulan berikutnya dalam event tahunan GIIAS 2017, angka pemesanannya meroket menjadi 790 unit —berdasarkan data wholesales Gaikindo.
3. Toyota Rush dan Daihatsu Terios
All new Toyota Rush
All new Toyota Rush (Foto: Gesit Prayogi/kumparan)
Menjelang tutup tahun, publik kembali dikejutkan dengan penyegaran LSUV andalan Toyota dan Daihatsu yakni Rush dan Terios.
Kini bentuknya tidak lagi mengotak dengan konde di belakangnya, sehingga pintu bagasi akan memiliki engsel mengarah ke atas, bukan lagi membukanya ke samping. Melihat lekukan bodi mobil ini, tidak heran kalau kemudian desainnya kerap dibandingkan dengan Mitsubishi Xpander.
ADVERTISEMENT
Sayangnya, produk yang ada masih prototipe dan hanya display unit saja, harga pun belum dibeberkan oleh duo Toyota dan Daihatsu. Rencananya anak perusahaan dari Astra tersebut akan resmi meniagakan jagoan barunya tersebut pada Januari mendatang.
4. Honda Mobilio Facelift
Honda Mobilio
Honda Mobilio (Foto: Dok. HPM)
Pada Januari 2017 lalu, seakan tidak mau melewatkan mone tahun baru, PT. Honda Prospect Motor (HPM) meluncurkan new Mobilio dengan tampilan depannya yang berubah total. Desain lampunya sudah tidak lagi membulat, kini bentuk lampu terlihat sipit ditambah desain grill ciri khas Honda, solid wing face.
Melihat ke dalam, head rest atau sandaran kepala tidak lagi menyambung dengan jok, sudah terpisah seperti mobil lainnya.
Meski begitu sangat disayangkan jika kita melihat bagian belakang, tidak ada ubahan apa pun. Artinya fokus ubahan Honda Mobilio tahun 2017 hanya pada muka depan saja.
ADVERTISEMENT
Mobil yang dikenalkan secara global pada tahun 2014 ini sendiri dapat dikatakan cukup laku di pasaran. Selama tiga tahun terakhir penjualan mobil ini hampir mencapai 200 ribu unit.
5. Suzuki Ertiga Diesel Hybrid
Suzuki Ertiga Diesel
Suzuki Ertiga Diesel (Foto: Dok. SIS)
Suzuki pun tak tinggal diam untuk meramaikan pasar otomotif di Indonesia. Awal Februari 2017, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi menjawab desas-desus kehadiran Suzuki Ertiga Disel Hybrid dengan mendatangkan unitnya dari India. SIS optimis dapat menjual varian diesel ini seperti saudaranya yang bermesin bensin.
Namun sayang, mesin diesel nampaknya kurang diminati oleh orang-orang Indonesia. Anggapan bahwa mesin diesel hanya cocok disematkan pada mobil SUV membuat Suzuki Ertiga Diesel Hybrid menjadi kaum minoritas yang hanya bermain sendiri.
ADVERTISEMENT
Nampaknya penambahan embel-embel ‘hybrid’ pada mobil ini juga tidak mampu menarik minat masyarakat. Soal penjualannya di tahun 2017, Suzuki Ertiga Disel Hybrid mampu mencatat penjualan sebanyak 1.782 unit. Hal ini juga yang mungkin membuat saingan seperti Avanza, Xenia, dan Mobilio lebih fokus bermain dengan mobil bertenaga bensin mereka.
6. Suzuki Ignis
Suzuki Indomobil Sales (SIS) meluncurkan Ignis
Suzuki Indomobil Sales (SIS) meluncurkan Ignis. (Foto: Gesit Prayogi/kumparan)
Penjualan Suzuki Celerio dan Suzuki Splash dinilai tidak dapat berkontribusi besar terhadap pertarungan city car di Indonesia. Suzuki memilih cara lain dengan meluncurkan produk terbarunya dengan nama Suzuki Ignis.
Seperti mobil baru lainnya, mobil debutan Suzuki ini mendapat respon yang positif. Jumlah peserta test drive di sejumlah event pun membludak. Hal ini bahkan membuat Suzuki terus menambah unit test drive-nya kemudian.
ADVERTISEMENT
Soal penjualan, Suzuki sengaja membuka pemesanan dari bulan Maret lalu —padahal Suzuki Ignis baru resmi diluncurkan sebulan setelahnya. Sepanjang Maret hingga November 2017, Suzuki Ignis laku keras dengan penjualan mencapai 11.885 unit dan mampu menggeser posisi puncak yang ditempati Honda Brio non LCGC yang "hanya" mencatat penjualan sebanyak 8.766 unit.
7. Suzuki Baleno Hatcback
Suzuki Baleno
Suzuki Baleno (Foto: Gesit Prayogi/kumparan)
Tidak berhenti dengan Suzuki Ignis, SIS kembali menggebrak pasar dengan mengenalkan penyegaran sedan legendarisnya yaitu Suzuki Baleno. Meski begitu Suzuki Baleno kali ini bukan sembarang sedan, desainnya kini berubah total menjadi sebuah hatchback.
Untuk mobil dengan harga di bawah Rp 200 juta, Suzuki Baleno Hatchback menawarkan fitur yang lengkap apalagi jika dibanding mobil lain pada kisaran harga serupa. Sebut saja pengaturan stir tilt dan teleskopik, jok dengan height adjuster, AC digital.
ADVERTISEMENT
Melihat multi information display (MID) yang mereka sajikan pun cukup lengkap dan dinamis, indikator torsi, waktu berkendara, hingga indikator pintu terbuka hadir memanjakan mata pengemudi hatchback besutan Suzuki ini.
Sama seperti Suzuki Ignis, belum resmi diluncurkan, Suzuki Baleno Hatchback mencatat angka pemesanan sebanyak 300 unit (berdasarkan data wholesales Gaikindo). Saat resmi diluncurkan dalam gelaran GIIAS 2017, angka inden merangkak naik dengan total pemesanan di bulan Agustus mencapai 513 unit.
8. Honda Civic Hatcback Turbo
Honda Civic Hatchback Turbo
Honda Civic Hatchback Turbo (Foto: Dok. HPM)
Tidak hanya Suzuki yang mengenalkan varian hatchback-nya, HPM dengan kekuatan penuh juga menghadirkan Honda Civic Hatchback Turbo pada Juni 2017 lalu.
Sama-sama melakukan penyegaran kepada unit legendarisnya, HPM tidak berhenti melangkah, 2 bulan berikutnya Honda Civic Type R masuk ke Indonesia lewat gelaran GIIAS 2017.
ADVERTISEMENT
Peluncuran Civic series tersebut ingin menegaskan kembali Honda sebagai pabrikan mobil sport di Indonesia. Melihat desainnya yang agresif serta penyematan bodi kit racing, membuat siapa saja yang membeli tentu ingin langsung menggebernya di sirkuit.
Tidak heran memang, sebab Honda Civic Type R ini sendiri memegang rekor sebagai mobil front-wheel-drive (FWD) tercepat di sirkuit Nurburgring, Jerman dengan catatan waktu 7 menit 43,8 detik.
Soal penjualan baik Honda Civic Hatchback Turbo dan Honda Civic Type R, sejak diluncurkan masing-masing mencatat penjualan sebanyak 1.450 dan 51 unit.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan