kumparan
24 Mei 2018 13:44

Gaikindo Masih Berharap dengan Sedan

Ekspor Mobil Toyota (Foto: TMMIN)
Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohanes Nangoi, masih berharap pemerintah melakukan harmonisasi pajak kendaraan. Dengan cara itu, ia yakin pasar sedan dalam negeri akan meningkat, yang pada akhirnya akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekspor otomotif.
ADVERTISEMENT
Permintaan ini bukan tanpa alasan. Sedan yang masuk dalam kategori model 3-boxes (mesin, kabin penumpang, dan bagasi) dikenakan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) 30 persen. Sedangkan MPV dan beberapa mobil lain yang ada di pasaran dikategorikan model 2-boxes (mesin dan kabin penumpang tanpa ruang khusus untuk bagasi) dikenakan PPnBM 10 persen.
Sehingga, kata Nangoi, konsumen lebih memilih model MPV (Multi Purpose Vehicle) ketimbang sedan yang punya pajak lebih tinggi.
"Yang saya khawatirkan sekarang kan ada ASEAN Free Trade Area (AFTA), mobil buatan Thailand selama ASEAN komponen minimal 40 persen bisa diekspor ke Indonesia dengan bea masuk nol (0)," kata Nangoi.
Jika ini terjadi, Indonesia akan menjadi pengimpor mobil sedan. Meski pasar sedan sekarang kurang menjanjikan, bukan tidak mungkin bila ke depan selera konsumen berubah.
Tampak sisi samping mobil Honda City (Foto: Gesit Prayogi/kumparan)
"Yang terjadi kemudian adalah Anda akan beli sedan dari impor karena Anda enggak ada pabrik di Indonesia. Jadi bukan saya mau ngotot, saya cuman mau jagain jangan sampai indonesia jadi importir mobil," tuturnya.
ADVERTISEMENT
Angka ekspor
Mengacu data Marklines, ekspor mobil Thailand sepanjang tahun 2017 tembus 1.139.696 unit. Sebagai perbandingan, capaian ekspor Indonesia ada di angka 194.397 unit pada periode yang sama.
Lewat sedan, menurut Nangoi, Indonesia punya peluang untuk mendongkrak angka ekspor. Dari sisi geografis, otomotif dalam negeri bisa memperluas target ekspor ke Australia, yang punya pasar 1,18 juta unit.
Lalu apakah Australia butuh sedan?
Bila melihat data Acaresearch, permintaan model medium passanger (sedan di Australia) justru memperlihatkan tren penurunan pada tahun 2017. Kondisi sebaliknya justru terjadi untuk produk berjenis SUV.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan