kumparan
31 Oktober 2019 20:59

GIIAM Minta Wuling dan Sokon Tingkatkan Keterlibatan Pemasok Lokal

Test drive Wuling Almaz
Test drive Wuling Almaz menyusuri jalanan berkelok-kelok menuju Bandung dari Sukabumi Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
Masuknya investasi baru dari PT SGMW Motors Indonesia (Wuling Motors) dan Sokon (DFSK), menguntungkan bagi pemerintah Indonesia.
ADVERTISEMENT
Foreign direct investment (FDI) itu tentu akan membuka lapangan kerja baru dan mendongkrak pemasukan negara, apalagi aktivitas produksinya berorientasi ekspor.
Kendati demikian, masuknya pabrikan China ke Indonesia --yang turut membawa mitra pemasoknya-- sempat menimbulkan kekhawatiran bagi produsen komponen otomotif dalam negeri.
otomotif, astra otoparts, hyundai, indonesia, komponen
Komponen besutan Astra Otoparts. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparan
"Sebenarnya menurut kami apalagi kalau saya dari asosiasi, mereka enggak perlu --seperti itu, karena kita semua di sini sudah besar untuk itu," ujar Hamdhani Dzulkarnaen Salim, Presiden Direktur Astra Otoparts (AOP) yang juga Ketua Umum Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM), Kamis (31/10).
Dengan membawa mitra lokal mereka, justru menutup kesempatan pemasok lokal melakukan penetrasi bisnis.
"Karena memang satu tantangan untuk kami, adalah kami berusaha untuk approach juga melalui pemerintah dan sebagainya supaya Wuling lebih lokalisasi," ucapnya. Hamdhani berharap, keterlibatan produsen komponen otomotif lokal ke dua merek China itu bisa meningkat.
otomotif, astra otoparts, hyundai, indonesia, komponen
Komponen besutan Astra Otoparts. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparan
Adapun, Wuling masuk ke Indonesia dengan menggelontorkan 700 juta dolar AS. Mereka memiliki fasilitas produksi sebesar 60 hektare di Greenland International Industrial Center (GIIC), Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat.
ADVERTISEMENT
Wuling memanfaatkan 30 hektare lahannya untuk fasilitas produksi dan 30 hektare lainnya untuk pusat pemasok komponen. Di situ, mereka melibatkan 15 pemasok komponen internasional dan 20 komponen lokal. Secara total, kapasitas produksi pabrik Wuling mencapai 150 ribu unit per tahun.
Sementara untuk Sokon, mereka mengeluarkan 150 juta dolar AS dan dan mau ditingkatkan sampai Rp 300 juta dolar AS untuk membangun pabrik mesin. Pabrik mereka punya luas lahan 20 hektare dengan kapasitas produksi 50 ribu per tahun.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan