Otomotif
·
22 Juli 2021 13:44
·
waktu baca 1 menit

GIIAS 2021 Kembali Mundur, Bakal Digelar November

Konten ini diproduksi oleh kumparan
GIIAS 2021 Kembali Mundur, Bakal Digelar November (38995)
searchPerbesar
Booth Daihatsu di GIIAS 2019 Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) edisi 2021 kembali harus ditunda penyelenggaraannya. Keputusan ini diambil menyesuaikan kebijakan PPKM yang diperpanjang, sebagai upaya memutus penyebaran COVID-19.
ADVERTISEMENT
GIIAS 2021 sejatinya telah dua kali diundur pelaksanaannya. Awalnya dijadwalkan 12-22 Agustus 2021. Lantaran corona belum mereda, perhelatan GIIAS kembali mundur dan diadakan pada 9-19 September 2021.
Namun lagi-lagi karena kasus COVID-19 yang masih tinggi, memaksa penyelenggara mengambil keputusan untuk menunda lagi. Dijadwalkan pelaksanaannya pada 11-21 November 2021.
"Gaikindo sangat mendukung dan menghargai langkah serta kebijakan yang diambil Pemerintah RI, Gaikindo mengambil keputusan untuk bekerja sama agar tujuan yang kita semua inginkan yakni, teratasinya pandemi akibat Covid-19 dapat segera terlaksana," ungkap Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi dalam keterangan resmi, Kamis (22/7).
Perhelatan GIIAS 2021 nantinya akan diadakan secara offline di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, serta secara online melalui aplikasi GIIAS Auto360 pada smartphone.
ADVERTISEMENT
Untuk pelaksanaan di tempat, GIIAS 2021 akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Termasuk pembatasan pengunjung harian sehingga tidak menimbulkan kerumunan.
Dengan begitu tambah Ketua Penyelenggaran GIIAS yang sekaligus Ketua III Gaikindo Rizwan Alamsjah, pameran otomotif berskala internasional tersebut tetap menyuguhkan inovasi serta teknologi terkini dari dunia otomotif, secara aman dan nyaman demi mendorong bangkitnya industri otomotif nasional.
"Kami yakin kehadiran GIIAS pada November nanti tidak akan mengurangi intisari perkembangan teknologi dari industri otomotif yang ditampilkan peserta untuk masyarakat Indonesia," imbuhnya.