Otomotif
·
7 November 2020 8:43

Hyundai Kona Listrik Indonesia Aman dari Recall Masalah Baterai?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Hyundai Kona Listrik Indonesia Aman dari Recall Masalah Baterai? (48926)
Hyundai Kona listrik. Foto: dok. Hyundai
Hyundai Motors Indonesia (HMID) baru saja meluncurkan Kona listrik. Model ini menemani Hyundai Kona bermesin bensin biasa yang telah dijual sebelumnya.
ADVERTISEMENT
Tapi sebelum peluncurannya di Indonesia pada awal November ini, distribusi Hyundai Kona listrik sempat tersendat lantaran pabrikan menemukan masalah pada baterai. Sehingga harus diadakan recall.
Hyundai Kona Listrik Indonesia Aman dari Recall Masalah Baterai? (48927)
Hyundai Kona listrik. Foto: dok. Hyundai
Recall Hyundai Kona listrik mencuat setelah banyaknya laporan mobil tiba-tiba meledak di Montreal, Kanada, padahal mobil tidak dalam keadaan mengisi baterai.
Hasil investigasi menyebut, ada dugaan cacat produksi pada sel baterai pada mobil, sehingga bisa menyebabkan korsleting dan berpotensi memicu terjadinya kebakaran.
Lalu bagaimana dengan Hyundai Kona listrik yang dijual di Indonesia? Apakah aman dari recall tersebut?
Hyundai Kona Listrik Indonesia Aman dari Recall Masalah Baterai? (48928)
Hyundai Kona Electric. Foto: dok. Electrive
Menjawab ini General Manager Service PT HMID Putra Samiaji menjelaskan, unit yang diperjualbelikan di Indonesia aman dari malfungsi baterai.
"Ya mengenai recall yang kami ketahui sejauh ini berdasarkan pengumuman headquarter kami, produk Kona yang terdampak recall tersebut merupakan produksi kurun waktu tertentu," ungkapnya menjawab pertanyaan kumparan, dalam sesi konferensi pers virtual, Jumat (6/11).
Hyundai Kona Listrik Indonesia Aman dari Recall Masalah Baterai? (48929)
Hyundai Kona Electric. Foto: dok. Electrive
"Jadi yang akan didistribusikan di pasar Indonesia itu tidak termasuk dalam kurun waktu atau batch production yang termasuk recall, jadi aman," tambahnya lagi supaya meyakinkan.
ADVERTISEMENT

Ada 25.564 unit Hyundai Kona listrik terdampak

Berdasarkan keterangan resmi, tak kurang dari 25.564 unit Hyundai Kona listrik yang diproduksi dari September 2017 hingga Maret 2020, harus ditarik kembali untuk penggantian baterai baru.
Kampanye recall di Korea Selatan maupun Amerika Serikat dimulai sejak 16 Oktober 2020. Konsumen yang terdampak recall baterai mobil listrik Hyundai Kona tidak dipungut biaya penggantian sepeser pun.
Kendati begitu Putra menambahkan, manakala konsumen menemukan keluhan atau keluhan, HMID menjamin siap memberikan layanan purnajual yang dibutuhkan.
"Kami selaku ATPM akan bertanggung jawab atas apa pun yang telah kami lakukan, jadi jangan khawatir kami akan update semua kebutuhan lebih lanjut termasuk service campaign di masa datang," imbuhnya.
Bersamaan dengan peluncuran Kona listrik hari ini, HMID juga resmi merilis Hyundai Ioniq harganya Rp 624,8 juta tipe Prime dan Rp 664,8 juta tipe Signature yang menjadi varian tertinggi.
ADVERTISEMENT