Ingat Lagi, Panduan Aman Motoran di Musim Hujan

1 November 2021 15:06
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ingat Lagi, Panduan Aman Motoran di Musim Hujan (103035)
zoom-in-whitePerbesar
Pengendara sepeda motor menggunakan mantel saat hujan. Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
ADVERTISEMENT
Berkendara di kondisi hujan bukan perkara mudah. Apalagi potensi terjadinya kecelakaan lebih tinggi, khususnya untuk pengendara roda dua.
ADVERTISEMENT
Menurut Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, fase yang paling penting dalam kelancaran perjalanan, terutama saat musim hujan adalah persiapan. Lalu, apa saja yang harus dipersiapkan?

Periksa kendaraan, pastikan laik jalan

Bagian pertama yang paling penting, pastikan kendaraan Anda laik jalan, karena jika motor dalam kondisi tak baik bisa menimbulkan potensi kecelakaan.
Ingat Lagi, Panduan Aman Motoran di Musim Hujan (103036)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi memasang ban motor. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
“Pertama pastikan kondisi ban laik, umur ban laik, telapak ban juga bagus, umur ban tidak direkomendasi lebih dari empat tahun, kemudian tekanan angin jangan sampai berlebih supaya dia memberikan traksi yang lebih maksimal,” jelas Jusri ketika dihubungi kumparan belum lama ini.
Pengendara juga disarankan untuk melakukan pengecekan pada lampu motor. Sebab, lampu memiliki peranan penting terutama pada saat cuaca hujan.
ADVERTISEMENT
“Selain sebagai alat yang memberikan visibilitas bagi kita, juga sebagai alat komunikasi bagi kita dengan pengguna jalan lain, jadi lampu-lampu dipastikan dalam kondisi bagus dan beroperasi,” tegasnya.

Perlengkapan berkendara harus lengkap

Ingat Lagi, Panduan Aman Motoran di Musim Hujan (103037)
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah pengendara sepeda motor melintas saat hujan turun di Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur (13/11). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Setelah memastikan motor sudah siap untuk jalan, selanjutnya pastikan seluruh perlengkapan berkendara lengkap, terutama untuk menghadapi cuaca hujan.
Ya, salah satu hal paling penting yakni jas hujan. Jusri menegaskan untuk menghindari penggunaan jas hujan one piece atau mantel, karena jas hujan seperti itu bisa masuk ke dalam komponen motor sehingga dapat membahayakan pengendara.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
“Kalau one piece takutnya dimensi daripada rain coat yang lebar tadi malah membahayakan, bisa masuk ke komponen bergerak seperti jari-jari atau rantai atau gir,” ucap Jusri.
Ingat Lagi, Panduan Aman Motoran di Musim Hujan (103038)
zoom-in-whitePerbesar
Pengendara motor yang berhenti untuk menggunakan mantel hujan di Jalan Gatot Subroto. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Sebaiknya menggunakan jas hujan two piece atau yang terdiri dari jaket dan celana, sehingga menjadi lebih aman. Selain jas hujan, sepatu untuk berkendara disiapkan dan tak disarankan untuk memakai sandal.
ADVERTISEMENT
Visor helm juga harus diperhatikan, menurut Safety Riding Officer Astra Motor Yogyakarta, Umum Sentosa menjelaskan, untuk tidak menggunakan visor helm yang berwarna gelap, karena dapat mengganggu jarak pandang pada saat hujan.
“Kaca helm gelap atau pelangi itu kekurangannya pasti nanti kalau kondisi riding waktu hujan ini pasti secara jarak pandang akan sangat mengganggu,” tutur Umum ketika dihubungi kumparan beberapa waktu lalu.
Ingat Lagi, Panduan Aman Motoran di Musim Hujan (103039)
zoom-in-whitePerbesar
Helm dengan visor hitam Foto: dok. Istimewa
Kemudian sarung tangan juga harus dipakai, sebaiknya untuk menyiapkan sarung tangan cadangan untuk menghindari masuk angin ketika sarung tangan basah akibat kena angin dan riding yang terlalu lama.
“Pastikan sarung tangannya ada cadangan, karena kalau gak ada cadangan dan kebasahan terus kalau perjalanan berjam-jam nanti malah masuk angin,” tambah Jusri.
ADVERTISEMENT

Rencanakan perjalanan

Perencanaan perjalanan itu sangat penting, guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan, seperti banjir. Maka dari itu, pengendara disarankan untuk memperhatikan dan memutuskan rute mana yang mau diambil sebelum berangkat.
“Kalau dia tahu daerah tertentu dalam rutenya yang langganan banjir sebaiknya dihindari, jadi rencanakan perjalanan,” tegas Jusri.
Kemudian, pemotor juga diimbau untuk memperhatikan kecepatan pada saat cuaca hujan, terutama saat hujan baru turun. Karena pada saat itu jalanan menjadi sangat licin akibat tercampur dengan residu-residu lain.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020