Otomotif
·
27 Juni 2020 19:05

Isuzu: Pertumbuhan Kendaran Niaga Masih Minus hingga Akhir Tahun

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Isuzu: Pertumbuhan Kendaran Niaga Masih Minus hingga Akhir Tahun (218438)
Mobil Isuzu di Astra Auto Fest 2020 Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Isuzu Indonesia memproyeksikan pertumbuhan kendaraan niaga masih minus hingga akhir 2020 akibat situasi pandemi corona. Ini sejalan dengan koreksi target keseluruhan penjualan mobil nasional yang turun 40 persen.
ADVERTISEMENT
Mengacu data internal Isuzu yang dikompilasi dari Gaikindo, selama lima bulan pertama 2020 penjualan ritelnya minus 27,9 persen menjadi 6.792 unit, bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu dengan total 9.416 kendaraan Isuzu yang terserap pasar.
Isuzu: Pertumbuhan Kendaran Niaga Masih Minus hingga Akhir Tahun (218439)
Ekspor Isuzu Traga Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Pun demikian terjadi pada divisi kendaraan niaga Isuzu. Segmen light truck, medium truck, dan pikap medium masing-masing mengalami penurunan penjualan 34,6 persen, 58,1 persen, dan 45,6 persen.
Hanya saja General Manager Marketing Division PT Isuzu Astra Motor Indonesi (IAMI) Attias Asril masih bisa menunjukkan tren positif dari pertumbuhan minus tersebut.
"Walaupun secara penjualan unit memang turun, karena market-nya turun, Isuzu Elf sendiri secara market share naik tumbuh 1,5 persen kemudian medium trcuk naik 3,6 persen," jelas Attias dalam kesempatan wawancara virtual, Jumat (26/6).
Isuzu: Pertumbuhan Kendaran Niaga Masih Minus hingga Akhir Tahun (218440)
Truk Isuzu Elf Foto: Muhammad Ikbal
"Lalu di segmen pikap ini secara market share kenaikannya cukup besar di Traga, naik sampai 24,8 persen, itupun dengan volume yang juga turun," lanjutnya.
ADVERTISEMENT
Atas kinerja tersebut Attias memperkirakan sampai akhir tahun pertumbuhan khususnya segmen kendaraan niaga masih minus. Meskipun ada prediksi pasar mulai pulih di kuartal tiga 2020.
Isuzu: Pertumbuhan Kendaran Niaga Masih Minus hingga Akhir Tahun (218441)
Ekspor Isuzu Traga Foto: Aditya Pratama Niagara
Belum lagi tren pemilik kendaraan pekerja ini yang menunda pembelian model baru. Pasalnya kebanyakan pebisnis membeli kendaraan niaga untuk waktu yang relatif lama karena pertimbangan ekonomis.
Isuzu, dijelaskan Attias pun dalam keadaan realistis, tidak mau terlalu optimistis karena kondisi imbas corona belum menunjukkan tren positif.
Isuzu: Pertumbuhan Kendaran Niaga Masih Minus hingga Akhir Tahun (218442)
Sejumlah pekerja melakukan proses perakitan Isuzu Traga sebelum diekspor di Karawang Timur, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Walaupun beberapa sektor industri justru berkembang pesat, seperti layanan kargo, logistik, distribusi pangan maupun barang, tetapi belum bisa menjanjikan adanya pertumbuhan yang signifikan.
"Dengan kondisi new normal dan bisnis yang berkembang akan men-trigger peningkatan penjualan kendaraan niaga. Beberapa hari lagi selesai satu semester, nanti lihat semester dua ini bisa growth berapa besar," katanya.
ADVERTISEMENT
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.