Otomotif
·
27 Maret 2020 9:58

Jangan Lupa Rawat Motor Selama WFH, Ini Tips Biar Akinya Enggak Tekor

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Jangan Lupa Rawat Motor Selama WFH, Ini Tips Biar Akinya Enggak Tekor  (254656)
Posisi aki pada Honda Vario 125/150 Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
Anjuran agar tetap di rumah atau stay at home untuk mencegah penyebaran Covid-19 atau virus corona wajib dilakukan selama 2 minggu. Bagi pemilik motor, otomatis tunggangan kesayangannya istirahat selama dua pekan.
ADVERTISEMENT
Dalam kondisi ini, penting untuk merawat motor dari rumah agar kondisinya tetap prima. Bukan tidak mungkin, ada komponen yang rawan rusak jika motor lama tidak digunakan.
Salah satu antisipasi yang bisa dilakukan adalah mencegah aki motor tekor. Menurut Kepala Bengkel Honda Bintang Motor Cinere, Ribut Wahyudi, sistem kelistrikan motor tergantung pada kondisi aki, apalagi untuk motor injeksi tanpa engkol atau kick starter.
"Motor tidak digunakan lama jadi aki tidak terisi arus dari spul melalui kiprok," kata Ribu saat dihubungi kumparan beberapa waktu lalu.
Jangan Lupa Rawat Motor Selama WFH, Ini Tips Biar Akinya Enggak Tekor  (254657)
Spul motor. Foto: Dok. Hondacengkareng
Spul merupakan komponen kelistrikan pada motor berbentuk kumparan. Komponen ini berperan sebagai sumber penghasil tenaga listrik yang akan diteruskan ke kiprok--penstabil arus dan tegangan--untuk mengisi daya pada aki.
ADVERTISEMENT
Arus pada aki dibutuhkan untuk menggerakkan dinamo starter sehingga motor dapat dihidupkan. Saat motor jarang dihidupkan arus tidak dapat terisi kembali secara maksimal.
"Dipanasi saja setiap 1-2 hari, jadi pengisian arus berjalan dengan baik sehingga aki tidak nge-drop," ujarnya.
Namun, saat memanaskan motor, Ribut menyarankan agar jangan terlalu lama, cukup sekitar 2 sampai 3 menit saja. Untuk menghemat bahan bakar agar tidak terbuang sia-sia.
Jangan Lupa Rawat Motor Selama WFH, Ini Tips Biar Akinya Enggak Tekor  (254658)
Electric starter Foto: Citra Pulandi Utomo/kumparanOTO
"2-3 menit cukup, naikkan gas sekali sampai 3.000 RPM supaya sirkulasi oli tetap berjalan dan melumasi setiap komponen mesin," pungkasnya.
Namun, jika sepeda motor tidak dipakai hingga lebih dari satu bulan, Ia menyarankan agar lebih baik melepas kabel pada terminal aki. Sebab, menurutnya, komponen kelistrikan motor tetap menyedot arus di aki, meski sedikit.
ADVERTISEMENT
***