kumparan
14 Feb 2018 17:53 WIB

Kawasaki W175 Laris Manis, Penjualan Lampaui Target

Kawasaki W175 (Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan)
Kawasaki W175 yang melakoni debut pada gelaran Kawasaki Bike Week (18/11) langsung mendapat respons positif dari banyaknya inden yang diterima Kawasaki sejak dibuka penjualannya.
ADVERTISEMENT
Tidak hanya itu, Kawasaki sebagai satu-satunya pemain motor ''jadul' (jaman dulu) dengan mesin 175 cc di Indonesia, juga memberi angin segar bagi pecinta motor retro dengan sentuhan modern.
Dalam kesempatan test ride Kawasaki W175 di Sentul pada akhir November 2017, Deputy Head and Sales Promotion PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI), Michael Chandra Thanadi menjelaskan, setidaknya Kawasaki W175 berhasil mencatat angka inden sekitar 1.500 unit dua minggu setelah diperkenalkan.
Ini berarti penjualannya tersebut melebihi ekspektasi yang ditargetkan KMI sebesar 12 ribu unit per tahun atau seribu unit tiap bulannya.
Kawasaki W175 (Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan)
Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI), selama Januari 2018, KMI membukukan distribusi W175 ke diler sebanyak 1.706 unit atau lebih besar dari target yang direncanakan.
ADVERTISEMENT
Kawasaki W175 mengemas mesin dengan kubikasi 177 cc satu silinder SOHC berpendingin udara yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 12 daya kuda (dk) pada 7.500 rpm dan torsi 13,2 Nm yang dicapai pada 6.000 rpm yang dikawinkan pada transmisi manual 5-percepatan.
Kawasaki W175 (Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan)
Beda dari motor kekinian, W175 masih menggunakan karburator sebagai sistem pengapiannya, hal tersebut memungkinkan W175 menjadi ‘motor bahan’ bagi konsumen yang gemar modifikasi karena kemudahan setting-nya, dibanding motor injeksi dengan pengaturan komputasi.
Kawasaki W175 tersedia dalam dua varian, ada pilihan standard dan special edition yang masing-masing dilabeli harga Rp 29,8 juta dan 30,8 juta on the road (OTR) Jakarta.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan