kumparan
11 November 2019 16:29

Mengenal Dodge Deora, Pikap Futuristik yang Lahir Tahun 1967

Dodge Deora
Dodge Deora Foto: dok. Allpar
DeLorean DMC-12 yang ada di film Back to the Future ternyata bukan satu-satunya model yang menggambarkan konsep mobil masa depan.
ADVERTISEMENT
Jauh sebelum mobil berpintu sayap burung itu lahir, pada tahun 1967, Dodge pernah mengenalkan satu mobil berpenampilan masa depan tapi dengan rupa pikap.
Modelnya pun ternyata cuma satu, tidak diproduksi secara massal. Ini karena Dodge Deora merupakan mobil karya modifikasi yang basisnya menggunakan Dodge A100 pikap.
Padahal Dodge A100 sendiri punya bentuk mirip Suzuki Carry pikap lawas yang ramping. Tapi di tangan Mike dan Larry Alexander, mobil pekerja itu disulap menjadi lebih futuristik, melebar, dan kuat unsur kemewahannya.
Dodge Deora
Dodge Deora Foto: dok. Conceptcarz
Usut punya usut seperti diwartakan Allpar, Mike dan Larry sengaja menggantinya demi menjuarai Ridler Award, kompetisi modifikasi dan kustom mobil bergengsi yang juga dikenal America's Greatest Hot Rod Show.
Jadi dalam keadaan standar, semua unsur eksterior maupun interiornya dirombak habis-habisan, hingga tak nampak lagi jadi sebuah pikap. Maklum, kala itu aliran hot rod sedang nge-tren, makanya komponen-komponen yang dianggap memberatkan dan tidak berfungsi pada kecepatan ditanggalkan.
ADVERTISEMENT
Alhasil supaya beraerodinamika namun tetap berkelas, tingginya dikurangi, kemudian dimensinya diperlebar.
Pintu pun yang semula di samping, dipindah ke depan. Mekanisnya flip-up seperti bukaan pintu bagasi mobil di belakang kekinian.
Dodge Deora
Dodge Deora dari belakang Foto: dok. Conceptcarz
Nah soal berkelas tadi terpancar dari dalam. Si builder meramunya dengan sentuhan kulit berwarna hitam yang punya desain vertikal pada jok maupun door trim.
Ditambah panel kayu di beberapa bagian, kemudian dipadukan dengan banyak indikator analog pada konsol tengah dan pada bagian samping sisi pengemudi.
Dodge Deora
Interior Dodge Deora Foto: dok. Conceptcarz
Yang bikin spesial lagi terletak pada setirnya. Tidak dapat dikatakan lingkar kemudi karena bentuknya tidak melingkar. Bentuknya mirip setir Formula 1, tapi bedanya minus tombol-tombol, posisinya pun lebih mendatar.
Masih belum selesai, sentuhan elegan nyatanya juga hadir pada bagian baknya yang dilapisi kulit yang sama seperti sebelumnya. Biar menghindari turbulensi, baknya pun ditutup dengan mekanisme hidrolik.
Dodge Deora
Dodge Deora Foto: dok. Allpar
Lanjut bicara dapur pacu, ini dipersenjatai mesin Chrysler 2.800 c inline 6-silinder dengan dua karburator bertenaga 101 dk dan dipasangkan pada transmisi manual 3-percepatan.
ADVERTISEMENT
Alhasil dengan konsep unik nan futuristik ini, Alexander bersaudara terpilih jadi juaranya.
Hingga menginjak usianya yang ke-52 tahun, Dodge Deora ternyata sudah beberapa kali berganti kepemilikan. Setelah dimiliki Dodge sebagai barang display, pelatih football kawakan, Al Davis membelinya.
Kemudian pada tahun 2002, mobil dilelang melalui RM Sothebys dan baru laku tujuh tahun kemudian dengan banderol setara dengan Rp 4,5 miliar.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan