Otomotif
·
14 Juli 2021 10:41
·
waktu baca 1 menit

Menperin Ungkap Bocoran Toyota Kijang Hybrid, Meluncur Tahun 2022

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Menperin Ungkap Bocoran Toyota Kijang Hybrid, Meluncur Tahun 2022 (206872)
searchPerbesar
Toyota Kijang Innova Venturer Facelift 2020. Foto: dok. TAM
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita membocorkan soal Toyota Kijang hybrid yang akan meluncur di Indonesia pada 2022.
ADVERTISEMENT
Informasi ini semakin memperkuat rencana pabrikan terbesar di dunia itu, untuk masuk elektrifikasi di dalam negeri, seperti yang sebelumnya sudah digaung-gaungkan.
"Kunjungan ke Jepang pada 2021, yaitu tercapainya komitmen investasi baru, terdiri dari berbagai macam produsen, seperti Toyota sebesar Rp 28,3 T, hingga 2024," ucapnya dalam Investor Daily Summit 2021, Rabu (14/7).
Ini membuktikan, kata Menperin, Indonesia masih jadi negara tujuan utama investor dalam pengembangan industri kendaraan bermotor, termasuk yang berbasis listrik.
"Mereka juga berkomitmen untuk membangun kendaraan bermotor berbasis listrik di Indonesia," ucapnya.

Tak cuma Toyota Kijang Hybrid

Bukan hanya Toyota Kijang Hybrid, dalam paparannya juga tertulis Toyota akan memproduksi 10 mobil hybrid, di mana 5 di antaranya 5 model plug-in hybrid.
Menperin Ungkap Bocoran Toyota Kijang Hybrid, Meluncur Tahun 2022 (206873)
searchPerbesar
Toyota Kijang Innova Venturer Facelift 2020. Foto: dok. TAM
Rencana itu sempat diungkapkan Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam, di mana kemungkinannya ada model baru dan eksisting.
ADVERTISEMENT
Setidaknya ada dua alternatif, yang diutarakan Bob, membuat model baru berbasis listrik, atau meng-hybrid-kan model yang sudah ada.
"Nah kalau kami mau mempertimbangkan industri otomotif yang sudah ada, lebih baik kami meng-hybrid-kan model yang sudah ada," ucapnya.
Cara tersebut, kata Bob, bisa menjaga supply chain-nya tetap ada dan teknologi baru bisa diadopsi. Terutama bisa model tersebut sudah diterima di pasar ekspor.
"Jadi bisa sekalian untuk pasar domestik dan ekspornya. Ya kira-kira sudah bisa baca lah, kira-kira arah modelnya ke yang mana," ujar Bob.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020