kumparan
21 Agustus 2019 13:31

Mobil yang Rusak Karena Touring dan Balapan Tak Ditanggung Asuransi?

Touring, konvoi, sepeda motor
Ilustrasi touring menggunakan sepeda motor. Foto: fim-live.com
Mengasuransikan kendaraan bermotor tak bisa sembarangan. Pemilik polis perlu paham betul, apa saja yang bisa ditanggung atau yang memerlukan syarat khusus, untuk bisa dijamin kerusakannya.
ADVERTISEMENT
Nah, bagaimana aturan asuransi buat pemilik kendaraan yang hobi touring atau balapan? Bagaimana aturannya?
Senior Vice President Communication, Event & Service Management Asuransi Astra Laurentius Iwan Pranoto mengatakan, pada kasus kendaraan (sepeda mobil dan motor) yang biasa digunakan touring, ternyata masih bisa di-cover asuransi.
World Premiere Touring Honda ADV150
World Premiere Touring Honda ADV150 Foto: Istimewa
"Dan itu memang tergantung lagi dari kebijakan perusahaan asuransinya sendiri," ucap Iwan, Rabu (21/8).
Namun Iwan menyarankan, buat para pehobi touring sebaiknya memberikan informasi terlebih dahulu kepada pihak asuransi, pada saat akan melakukan perjalanan touring.
"Kami nantinya akan menanyakan detail perlengkapan touring-nya, apakah ada pengawalan polisi, dan pengamanan touring-nya seperti apa. Jadi harus izin ke asuransinya." tuturnya.
Suasana di Goodwood Revival, festival balap mobil klasik di Goodwood di Inggris selatan
Ilustrasi balap mobil. Foto: Reuters/Toby Melville

Balapan

Sementara terkait dengan mobil yang dipergunakan untuk balapan, umumnya tidak bisa di-cover oleh asuransi. Pasalnya, resiko terjadinya kecelakaan atau kerusakan sangat besar.
ADVERTISEMENT
"Masih lebih baik touring, karena cara berkendaranya masih mengejar berkendara aman. Sementara balap, atau rally sudah pasti rusak," tuturnya.
Tak menutup kemungkinan juga, pada kondisi tertentu bisa saja asuransi mau menanggung kendaraan yang digunakan balap. Namun dengan skema kerjasama dengan perjanjian khusus juga.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan