Mulai Berlaku, Ini Isi Aturan Diskon PPnBM Mobil Baru

2 April 2021 6:48
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
New Toyota Fortuner 2020. Foto: dok. TAM
zoom-in-whitePerbesar
New Toyota Fortuner 2020. Foto: dok. TAM
ADVERTISEMENT
Aturan mengenai perluasan relaksasi Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) akhirnya diterbitkan, melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 31 Tahun 2021 yang berisi penggolongan mobil baru yang mendapatkan diskon PPnBM.
ADVERTISEMENT
Peraturan baru tersebut sekaligus menggantikan PMK Nomor 20/PMK.010/2021, yang sebelumnya diundangkan 26 Februari 2021 lalu.
Menteri Keuangan Sri Mulyani bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/3/2021). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Keuangan Sri Mulyani bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/3/2021). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
Di dalam aturan yang diundangkan 1 April 2021 itu, mengandung daftar perluasan klasifikasi mobil yang mendapat insentif PPnBM.
Semula hanya mobil berkapasitas maksimal 1.500 cc, kini roda empat berkapasitas mesin 1.500 hingga 2.500 cc, baik penggerak 4x2 atau 4x4 bisa kena diskon PPnBM.
Ketentuan lainnya adalah mobil harus diproduksi dalam negeri, dan memenuhi persyaratan jumlah pembelian lokal atau local purchase paling sedikit 60 persen.
Peluncuran Toyota Fortuner dan Innova facelift 2020. Foto: dok. TAM
zoom-in-whitePerbesar
Peluncuran Toyota Fortuner dan Innova facelift 2020. Foto: dok. TAM
Ada 3 skema dan beberapa tahapan pemberian diskon PPnBM. Uraiannya persis seperti yang diusulkan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita beberapa waktu lalu. Berikut uraian lengkapnya.

Mobil bermesin 1.500 cc

  • Tahap 1
ADVERTISEMENT
Diskon PPnBM 100 persen berlaku April-Mei 2021 (konsumen tak bayar PPnBM)
  • Tahap 2
Diskon PPnBM 50 persen berlaku Juni-Agustus 2021 (konsumen bayar 50 persen PPnBM)
  • Tahap 3
Diskon PPnBM 25 persen berlaku September-Desember 2021 (konsumen bayar 75 persen PPnBM)

Mobil bermesin 1.500-2.500 cc berpenggerak 4x2

  • Tahap 1
Diskon PPnBM 50 persen berlaku April-Agustus 2021 (konsumen bayar 50 persen atau sebesar 10 persen PPnBM golongan mobil tersebut)
  • Tahap 2
Diskon PPnBM 25 persen berlaku September-Desember 2021 (konsumen bayar 75 persen atau sebesar 15 persen PPnBM golongan mobil tersebut)

Mobil bermesin 1.500-2.500 cc berpenggerak 4x4

  • Tahap 1
Diskon PPnBM 25 persen berlaku April-Agustus 2021 (konsumen bayar 75 persen atau sebesar 30 persen PPnBM golongan mobil tersebut)
ADVERTISEMENT
  • Tahap 2
Diskon PPnBM 12,5 persen berlaku September-Desember 2021 (konsumen bayar 87,5 persen atau sebesar 35 persen PPnBM golongan mobil tersebut).
New Toyota Innova 2020. Foto: dok. TAM
zoom-in-whitePerbesar
New Toyota Innova 2020. Foto: dok. TAM
Berikutnya, daftar mobil yang kena diskon PPnBM tertuang dalam Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 839 Tahun 2021. Ada 29 model mobil, berikut daftarnya beserta local purchase yang dimiliki.
1. Toyota Yaris 74,4 persen
2. Toyota Vios 74,4 persen
3. Toyota Sienta 72,9 persen
4. Toyota Innova 2.0 83 persen
5. Toyota Innova 2.4 70 persen
6. Toyota Fortuner 2.4 4x2 70 persen
7. Toyota Fortuner 2.4 4x4 70 persen
8. Daihatsu Xenia 79,2 persen
9. Toyota Avanza 78,9 persen
10. Daihatsu Grand Max 77,1 persen
11. Daihatsu Luxio 70,4 persen
ADVERTISEMENT
12. Daihatsu Terios 75,2 persen
13. Toyota Rush 74,8 persen
14. Toyota Raize 70 persen
15. Daihatsu Rocky 70 persen
16. Mitsubishi Xpander 80 persen
17. Mitsubishi Xpander Cross 80 persen
18. Nissan Livina 80 persen
19. Honda Brio RS 78 persen
20. Honda Mobilio 75 persen
21. Honda BR-V 76 persen
22. Honda CR-V 1.5T 62 persen
23. Honda HR-V 1.5L 70 persen
24. Honda HR-V 1.8L 84 persen
25. Honda CR-V 2.0 CVT 62 persen
26. Honda City Hatchback 70,5 persen
27. Suzuki Ertiga 70,5 persen
28. Suzuki XL7 71,5 persen
29. Wuling Confero 70,5 persen.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020