Peluang Toyota Avanza hingga Rush Disuntik Teknologi Hybrid

16 November 2022 9:01
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Toyota Avanza dan Veloz di GIIAS 2022. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Toyota Avanza dan Veloz di GIIAS 2022. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
ADVERTISEMENT
Toyota Indonesia menempuh berbagai cara agar produk elektrifikasi mereka dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat. Selain menghadirkan mobil listrik Toyota bZ4X, Toyota juga akan berfokus menawarkan lebih banyak mobil hybrid.
ADVERTISEMENT
Direktur Production Engineering & Vehicle Manufacturing PT Toyota Manufacturing Indonesia (TMMIN), Nandi Julyanto menilai, mobil hybrid lebih cocok diterima pasar entry level.
“Nanti di model yang kami punya akan tersedia (varian) hybrid karena market di Indonesia itu paling besar adalah entry level, sehingga kami ingin untuk yang entry pun punya pilihan elektrifikasi,” ujar Nandi saat menyampaikan materi di Rapat Dengar Pendapat antara Komisi VII DPR RI dengan Dirjen Ilmate Kementerian Perindustrian.
Lebih lanjut, Nandi menjelaskan, pihaknya secara terbuka berharap adanya diskusi lebih lanjut dengan pemerintah terkait pemberian insentif untuk mobil hybrid, harapannya agar semakin menjangkau masyarakat yang memiliki pendapatan menengah.
Toyota Rush GR Sport di GIIAS 2021 Foto: Muhammad Ikbal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Toyota Rush GR Sport di GIIAS 2021 Foto: Muhammad Ikbal/kumparan
“Kami juga terus bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian untuk mengembangkan industri dan kedalaman industri (kendaraan elektrifikasi),” jelasnya.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Adapun, ia menambahkan, TMMIN dinyatakan siap untuk memproduksi mobil-mobil hybrid Toyota mulai akhir tahun 2022. Meski Nandi tidak menyebutkan modelnya, tetapi Toyota Innova Hybrid diyakini sebagai model hybrid pertama yang diproduksi lokal.
Secara global, Toyota Motor Company memiliki strategi sendiri dalam mencapai target netralitas karbon atau net zero emission melalui program Multi-Pathway yang menyediakan berbagai macam produk rendah emisi mulai dari jenis Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid EV (PHEV), Battery EV (BEV), hingga Fuel Cell EV (FCEV).
“Komitmen kami adalah terus melakukan dekarbonisasi dengan model-model yang ada, tahun ini kami juga mencakup KTT G20 dengan Lexus UX300e dan Toyota bZ4X. Tentunya tujuan kami adalah net zero emission,” imbuh Nandi.
ADVERTISEMENT
Tahun 2022 ini saja, Toyota global setidaknya sudah memiliki puluhan produk elektrifikasi terdiri dari 48 model HEV, 5 model PHEV, 8 model BEV, dan 2 model FCEV. Secara global pun, lini produk elektrifikasi Toyota jadi yang terbesar di dunia, termasuk dengan penjualannya yang sudah melebihi dari 2 juta unit.
***
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020