Prinsipal Suzuki Curhat Penjualan Mobil Niaga di Indonesia Ikut Lesu

15 Juli 2025 10:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Prinsipal Suzuki Curhat Penjualan Mobil Niaga di Indonesia Ikut Lesu
Suzuki Jepang curahkan pandangan soal penjualan mobil niaga di Indonesia yang disebut turun cukup signifikan. #kumparanOTO #dailyupdate
kumparanOTO
Suzuki Carry jadi mobil ambulans di GIICOMVEC 2024. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suzuki Carry jadi mobil ambulans di GIICOMVEC 2024. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
ADVERTISEMENT
Representatif prinsipal Suzuki Motor Corporation berbicara dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, menyampaikan kinerja penjualan mobil niaga ringan di Indonesia yang berdampak pada produk andalan mereka, Suzuki Carry.
ADVERTISEMENT
Agus mengatakan, laporan penjualan segmen kendaraan penumpang atau passenger car Suzuki masih cukup stabil. Namun satu sisi, pabrikan mencermati penurunan signifikan pada segmen kendaraan komersial yang biasanya dipergunakan industri kecil dan menengah (IKM).
"Setelah dikaji, turunnya penjualan ini disebabkan banyaknya pelaku IKM yang kesulitan membayar cicilan kendaraan melalui leasing. Ini menjadi catatan penting bagi pemerintah untuk mendorong pemulihan sektor IKM agar permintaan kendaraan komersial dapat kembali meningkat," ujarnya di Pavilion Indonesia, World Expo 2025 Osaka, Jepang.
Menperin menambahkan, bahwa industri otomotif memiliki rantai pasok yang panjang dan sangat berkaitan erat dengan sektor manufaktur lain, baik secara backward linkage maupun forward linkage.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita meminta komitmen dari tiga produsen otomotif asal Jepang, Toyota, Suzuki, dan Daihatsu. Foto: Kemenperin
"Ketika satu sektor melemah, sektor lain akan terdampak. Oleh karena itu, kita tidak bisa melihat industri otomotif secara terpisah dari ekosistem ekonomi secara keseluruhan," jelas Agus.
ADVERTISEMENT
Dalam pertemuan itu, pihak Suzuki dikatakan tetap berkomitmen mendukung pasar Indonesia dan menyambut baik arahan Menperin untuk tidak melakukan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).
Pemerintah disebut sedang mengevaluasi berbagai kebijakan untuk merangsang kembali permintaan kendaraan niaga, termasuk melalui pembelian pemerintah daerah dan insentif fiskal untuk UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah).
Suzuki Carry terbaru Foto: dok. SIS
Sementara itu, berdasarkan catatan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, penjualan wholesales (distribusi pabrik ke diler) untuk kategori Pick Up/Truck selama Januari-Juni 2025 totalnya mencapai 69.426 unit atau kontribusinya 19 persen.
Bila difokuskan pada kelas Pick Up dengan Gross Vehicle Weight (GVW) di bawah 5 ton, total penjualan model-modelnya mencapai 43.648 unit. Segmen yang dihuni kendaraan niaga ringan seperti Suzuki Carry dan sebagainya.
ADVERTISEMENT
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengandalkan model Carry dengan dua konfigurasi yakni Pick Up dan sasis. Model pertama sudah terjual sebanyak 11.183 unit dan model lainnya 272 unit, bila ditotal penyalurannya selama 6 bulan tahun ini catatannya 11.455 unit.

Penjualan wholesales kendaraan niaga GVW <5 ton Januari-Juni 2025