Otomotif11 September 2020 8:00

PSBB Ketat Berlaku di Jakarta, Penjualan Mobil Bisa Kembali Merosot

Konten Redaksi kumparan
PSBB Ketat Berlaku di Jakarta, Penjualan Mobil Bisa Kembali Merosot (302312)
Pameran otomotif dengan konsep baru dari Gaikindo. Foto: Gaikindo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan kembali menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Ketat. Hal ini mengingat situasi pandemi yang makin memburuk di ibu kota.
ADVERTISEMENT
Namun begitu seperti penerapan PSBB di awal wabah corona, bisa berdampak pada kinerja penjualan kendaraan bermotor. Bila ingat April dan Mei lalu, penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) mobil terkoreksi 95 persen.
PSBB Ketat Berlaku di Jakarta, Penjualan Mobil Bisa Kembali Merosot (302313)
Diler Auto2000 di Menara Astra Jalan Sudirman. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparan
Performa wholesales pada Mei 2020 bahkan disebut-sebut sebagai angka penjualan mobil terendah selama satu dekade, sebanyak 3.551 unit, menggantikan bulan sebelumnya sebanyak 7.686 unit.
Hal ini pun diamini Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto.
"Memang kalau PSBB penuh dijalankan (di Jakarta), ada kemungkinan penurunan angka penjualan kendaraan bermotor (baik wholesales maupun retail), karena kantor-kantor dan diler tutup," jelasnya saat dihubungi kumparan, Kamis (10/9).
PSBB Ketat Berlaku di Jakarta, Penjualan Mobil Bisa Kembali Merosot (302314)
Penjualan Mobil. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Hanya saja penurunan angka penjualannya belum dapat diprediksi Jongkie. "Kontribusi DKI Jakarta kira-kira 30 sampai 40 persen dari penjualan nasional," tambahnya.
ADVERTISEMENT
Apabila melihat trennya selepas April dan Mei, penjualan mobil berangsur membaik alias terjadi rebound pasar. Ada peningkatan distribusi ke diler maupun penjualan langsung ke konsumen.
PSBB Ketat Berlaku di Jakarta, Penjualan Mobil Bisa Kembali Merosot (302315)
Jelang Gaikindo International Indonesia Auto Show Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Mengacu data Gaikindo, pada Juni misalnya, wholesales naik dari 3.551 menjadi 12.623 unit. Begitu pun dengan penjualan retail dari 17.083 menjadi 29.859 unit. Tren positif tersebut juga terulang pada Juli 2020.

Belum ada revisi target lagi merespons PSBB Total

Gaikindo sementara ini, disebut Jongkie masih belum merevisi target penjualan mobil sebesar 600 ribu tahun ini. Menurutnya penjualan masih bisa terjadi memanfaatkan platform online dan stimulus serta program penjualan dari agen pemegang merek.
"Kami harapkan agar COVID-19 ini bisa segera berakhir dan angka-angka industri dan penjualan bisa meningkat." tuntasnya.
ADVERTISEMENT
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white