kumparan
Otomotif12 September 2019 10:00

Soal Absennya Outlander PHEV di GIIAS Makassar 2019

Konten Redaksi kumparan
Mitsubishi Outlander PHEV
Outlander PHEV Foto: dok. Istimewa
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) agaknya tak mau ketinggalan untuk turut mengampanyekan kendaraan listrik. Buktinya, dalam beberapa waktu terakhir, tiga berlian tak pernah absen untuk turut melibatkan 2 kendaraan listriknya: i-Miev dan Outlander PHEV.
ADVERTISEMENT
Namun, selama pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar 2019, Mitsubishi justru tak memboyong Outlander PHEV untuk diperkenalkan ke konsumen Sulawesi Selatan.
“Sebetulnya, terus terang Mitsubishi Indonesia sangat mendukung program yang akan dilakukan pemerintah, yang mana mobil listrik menjadi program ke depan,” kata Executive General Manager Sales & Marketing Division PT MMKSI, Imam Choeru Cahya.
Mitsubishi Outlander PHEV
Mitsubishi Outlander PHEV Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Hanya saja, lanjut Imam, Mitsubishi saat ini fokus untuk mengomunikasikan Outlander PHEV di Pulau Jawa dan Bali. Di mana, mereka baru memulai di 12 diler yang ada di Pulau Jawa dan 2 di Bali.
“Tidak menutup kemungkinan kalau ada permintaan di luar (selain Pulau Jawa dan Bali) ada yang berminat, kami terbuka untuk menyediakan Outlander PHEV,” katanya.
ADVERTISEMENT
Adapun, produk tersebut menjadi SUV PHEV pertama yang dijual ke Indonesia. Outlander PHEV menggendong dapur pacu berupa mesin pembakaran internal 2.400 cc DOHC MIVEC dan dua motor listrik yang disematkan pada bagian depan dan belakang mobil.
Mitsubishi Outlander PHEV
Outlander PHEV Foto: dok. Istimewa
Rinciannya, mesinnya itu menjanjikan tenaga 132 dk di 4.500 rpm dan torsi maksimum 211 Nm di putaran 4.500 rpm. Sedangkan motor listriknya masing-masing menyajikan daya 80 dk dan torsi 137 Nm serta 93 dk dan torsi 195 Nm untuk motor listrik belakang.
Sementara itu, Mitsubishi Outlander PHEV telah dijual dengan harga on the road Rp 1,2 miliar.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan