Otomotif
·
22 November 2020 12:53

Soal Kesiapan Pabrik Toyota Indonesia Produksi Mobil Berbasis Listrik 2022

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Soal Kesiapan Pabrik Toyota Indonesia Produksi Mobil Berbasis Listrik 2022 (117150)
Logo mobil listrik Toyota. Foto: Auto Express
Toyota Indonesia mengutarakan rencananya, bakal memproduksi mobil berbasis listrik pada 2022. Terkait model apa masih belum ada bocorannya lagi.
ADVERTISEMENT
Nantinya produk yang nantinya dihasilkan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), tak hanya buat memenuhi pasar domestik, tapi juga ekspor.
"Ini merespons kebijakan pemerintah, untuk kenalkan Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) lewat kendaraan elektrifikasi Hybrid Electric Vehicle (HEV), untuk pasar domestik maupun ekspor," tutur Korporasi dan Hubungan Eksternal TAM Bob Azam.

Lalu bagaimana kesiapan TMMIN sejauh ini?

Menjawab itu, Bob menyebut pihaknya sedang mempersiapkan total value chain dari hulu sampai dengan hilir. Tidak hanya line produksinya saja, tetapi juga mulai dari vendor (pemasok) sampai dengan sales-nya.
Soal Kesiapan Pabrik Toyota Indonesia Produksi Mobil Berbasis Listrik 2022 (117151)
Toyota Corolla Altis Hybrid Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
"Nah, itu yang saat ini terus kami garap hingga pada saat produksi sudah berjalan nanti, semuanya berlangsung secara baik. Dan itu sudah kita lakukan sejak tahun lalu," ucapnya.
ADVERTISEMENT
Bob menambahkan, terkait line produksi sendiri kan sudah ada, dan tinggal meningkatkan agar sesuai untuk memproduksi kendaraan elektrifikasi HEV (hybrid electric vehicle).
"Mengapa konsentrasi produksi mobil hybrid, karena melihat potensi pasar domestik dan ekspor, yang sesuai dengan segmen market terbesar kami. Sehingga, bila kami bisa create market domestik sekaligus ekspor, Toyota Indonesia bisa menjadi basis produksi," kata Bob.
Soal Kesiapan Pabrik Toyota Indonesia Produksi Mobil Berbasis Listrik 2022 (117152)
Toyota C-HR Hybrid Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Meski begitu kata Bob, TMMIN bakal memproduksi kendaraan berteknologi elektrifikasi lainnya PHEV (plug in hybrid electric vehicle) atau BEV (battery electric vehicle).
"Karena kami juga tentunya akan improve diri, sesuai dengan perkembangan kebutuhan dan permintaan market. Pastinya, untuk produksi 2022, kami sudah persiapkan dari sekarang dan tahun itu diharapkan sudah benar," ujarnya.
ADVERTISEMENT

Investasi Toyota Indonesia

Sebelumnya pihak Kementerian Perindustrian mengungkapkan, akan ada gelontoran investasi dari Toyota sebesar Rp 28,3 triliun. Ini bakal digunakan untuk memproduksi kendaraan berbasis listrik.
“Kami mendapat laporan tentang rencana ekspansi dari Toyota Group sebesar Rp 28,3 triliun. Ini termasuk pengembangan Toyota, Daihatsu, dan Hino. Realisasinya dalam periode lima tahun, yakni 2019-2023 untuk mengembangkan bisnis di Indonesia," tutur Agus.