Cover, OTOHITZ, OTOINFO

Wajah Toyota Corolla dalam 12 Generasi

5 Desember 2019 12:48 WIB
comment
22
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Wajah Corolla dalam 12 Generasi Foto: Kiagoos Aulianshah
zoom-in-whitePerbesar
Wajah Corolla dalam 12 Generasi Foto: Kiagoos Aulianshah
Nama besar Toyota Corolla memang telah melegenda di Indonesia. Sejak kehadiran generasi keduanya pada 1970 silam, hingga generasi ke-12 nya saat ini, Corolla tidak pernah absen dalam meramaikan segmen mobil sedan compact di tanah air.
Satu-satunya generasi Corolla yang tidak masuk ke pasar Indonesia, adalah generasi pertamanya, yang menjalani debut global di tahun 1966.
Sementara sisanya, dalam rentan waktu 49 tahun berkiprah di Indonesia, Corolla selalu hadir dengan menawarkan desain, teknologi, dan juga fitur yang up to date. Tidak heran, bila mobil satu ini sempat memasuki masa keemasannya di Indonesia pada era 1970an hingga 1990an.
Nama unik Toyota Corolla di Indonesia Foto: Dimas Prahara
Lalu, seperti apa perjalanan panjang Toyota Corolla di Indonesia? Berikut kumparan sajikan ulasan kisahnya.
Toyota Corolla Generasi ke-2 Foto: dok. Toyota
Hadirnya Toyota Corolla generasi kedua di tahun 1970, seolah menjadi pintu awal perjalanan panjang Corolla di Indonesia. Memiliki kode bodi KE20, kala itu Corolla hanya hadir dalam versi 4 pintunya saja.
Pada debut perdana Corolla di Indonesia, kala itu Toyota membekali mobil ini dengan mesin 3K yang berkapasitas 1.2 liter karburator. Sedangkan untuk sistem transmisinya, Corolla KE20 ini telah mengadopsi sistem transmisi manual 4-percepatan.
Setelah mendapatkan respons yang positif di debut perdananya tersebut, Toyota pun memutuskan untuk memproduksi Corolla di Indonesia. Tujuannya, agar mampu memenuhi kebutuhan minat masyarakat terhadap mobil tersebut.
Toyota Corolla generasi ketiga Foto: dok. Istimewa
Setelah berhasil meraih kesuksesan penjualan di debut perdananya, memasuki tahun 1975 PT Toyota Astra Motor (TAM) kembali meluncurkan generasi terbaru dari Corolla untuk pasar Indonesia.
Tidak berbeda jauh dari generasi keduanya, di Corolla generasi ketiga ini masih mengadopsi bahasa desain yang membulat, seperti generasi keduanya.
Hadir dengan kode bodi KE30, kala itu Corolla generasi ketiga ini masih dibekali dengan mesin 3K berkapasitas 1.2 liter karburator. Mesin itu, selanjutnya dipadukan dengan sistem transmisi manual 4-percepatan.
Toyota Corolla generasi keempat Foto: dok. Istimewa
Kesuksesan Toyota Corolla di Indonesia pun terus berlanjut di generasi keempatnya. Meluncur perdana di Indonesia pada tahun 1980, Corolla generasi ke-4 ini hadir dengan bahasa desain yang lebih mengotak.
Memiliki kode bodi KE70, Corolla DX kala itu ditawarkan dalam varian 4 pintu. Untuk pasar Indonesia sendiri, Corolla DX dibekali dengan mesin baru 4K berkapasitas 1.3 liter.
Mesin itu selanjutnya dipadukan dengan sistem transmisi manual 4 percepatan.
Untuk Corolla DX ini populasinya di Indonesia terbilang masih cukup banyak. Bahkan, tidak jarang mobil ini masih aktif digunakan untuk berlaga di ajang balap touring atau reli.
Toyota Corolla generasi kelima Foto: dok. Istimewa
Memasuki tahun 1983, TAM kembali meluncurkan Corolla generasi kelima. Serupa dengan generasi-generasi sebelumnya, di generasi kelima ini Corolla hanya tersedia dalam varian GL yang merupakan sedan 4 pintu.
Di generasi kelimanya ini, Toyota secara mengejutkan melakukan ubahan besar pada penggerak roda Corolla. Jika sebelumnya Corolla selalu hadir dengan penggerak roda belakang, di Corolla GL ini hadir dengan penggerak roda depan.
Untuk jantung mekanisnya, di edisi pre-facelift yaitu dari tahun 1983 hingga 1985, Corolla GL hadir dengan mesin berkode 2A. Mesin tersebut berkapasitas 1.3 liter SOHC karburator. Sementara di edisi facelift-nya, yaitu dari tahun 1985 hingga 1987, Corolla GL hadir dengan kapasitas mesin yang sama, namun sudah DOHC karburator.
Sayangnya, eksistensi dari Corolla GL ini memang tidak secemerlang pendahulunya, yaitu Corolla DX.
Toyota Corolla generasi keenam Foto: dok. Istimewa
Keperkasaan Corolla di segmen sedan kompak tanah air masih berlanjut di tahun 1987. Di tahun tersebut, TAM meluncurkan generasi ke-6 dari Corolla yang berkode bodi AE92.
Masih hadir dengan lekuk desain yang mengotak, Corolla generasi keenam ini terbilang sukses merebut kembali hati masyarakat. Salah satu penyebabnya tentu saja teknologi yang ditawarkan pada mobil ini kala itu.
Ya, Toyota kala itu menyematkan teknologi camshaft ganda atau yang lebih dikenal dengan TwinCam. Tidak heran bila mobil ini sering disebut juga sebagai Corolla TwinCam.
Saat itu, Corolla TwinCam hadir dengan 3 pilihan mesin yang berbeda, yaitu mesin 2E berkapasitas 1.3 liter, mesin 4A-FE berkapasitas 1.6 liter, dan mesin 4A-GE berkapasitas 1.6 liter juga, namun dengan tenaga yang lebih besar.
Selain menghadirkan teknologi camshaft ganda, di Corolla generasi keenam ini, Toyota untuk pertama kalinya menghadirkan sistem transmisi otomatik.
Toyota Corolla generasi ketujuh Foto: dok. Istimewa
Tahun 1993, Toyota kembali lagi meluncurkan generasi ketujuh dari Corolla di Indonesia. Memiliki nama lengkap Great Corolla, mobil ini hadir dengan lekuk desain yang lebih aerodinamis dibandingkan pendahulunya.
Berkode bodi AE101, Greco sapaan akrab dari Great Corolla tersedia dalam 2 pilihan mesin. Dua mesin tersebut masih serupa dengan yang digunakan pada generasi sebelumnya, yaitu 2E berkapasitas 1.3 liter karburator dan mesin 4A-FE berkapasitas 1.6 liter DOHC injeksi.
Kedua mesin tersebut dipadukan dengan dua pilihan sistem transmisi, yaitu manual 5 percepatan dan otomatik 4 percepatan. Pada era 90an, Greco memasuki masa keemasannya di Indonesia, bahkan saat itu tim balap milik Toyota, yaitu Toyota Team Indonesia (TTI), juga sempat menerjunkan mobil ini di ajang balap nasional.
Menyoal speknya, tentu saja tidak main-main, saat itu Greco balap tersebut hadir dengan mengusung mesin 3SGE yang memiliki tenaga hingga 300 dk.
Toyota Corolla Generasi ke-2 Foto: dok. Toyota
Eksistensi Corolla di Indonesia pun berlanjut di tahun 1996, kala itu TAM menghadirkan generasi kedelapan dari Corolla yang berkode bodi AE111.
Hadir dalam varian sedan 4 pintu, mobil yang populer dengan nama All New Corolla ini masih mengusung mesin 4A-FE berkapasitas 1.6 liter DOHC injeksi. Namun, All New Corolla dengan spesifikasi mesin 1.6 liter tersebut hanya bertahan hingga tahun 1998 saja.
Pasalnya, di tahun itu juga Corolla menghadirkan mesin baru pada versi facelift-nya yang jauh lebih bertenaga, yaitu 7A-FE berkapasitas 1.800 cc DOHC injeksi. Kedua mesin itu sendiri, sama-sama ditunjang dengan 2 pilihan sistem transmisi, yaitu manual 5 percepatan dan otomatik 4-percepatan.
Pada versi facelift-nya ini, All New Corolla hadir dengan tampilan yang lebih modern serta sudah dilengkapi beberapa fitur menarik. Seperti sistem pengereman ABS dan Dual Airbags.
Toyota Corolla Generasi ke-9 Foto: dok. Toyota
Tahun 2001, menjadi awal baru dari perkembangan Toyota Corolla di Indonesia. Di tahun tersebut, Toyota mulai menyematkan nama Altis di belakang nama Corolla.
Selain hadir dengan nama baru, beberapa ubahan signifikan juga dilakukan oleh Toyota. Mulai dari desain, mesin, hingga fitur-fitur yang tersemat di dalamnya.
Menyoal desainnya, Corolla Altis tentu saja hadir dengan garis desain yang jauh lebih modern dan aerodinamis. Bahasa desain Corolla pun terlihat jauh lebih elegan dan mewah.
Di balik kap mesinnya, Toyota menyematkan mesin baru, yaitu 1ZZ-FE yang berkapasitas 1.8 liter. Mesin ini juga sudah mengadopsi teknologi terbaru, yaitu VVT-i. Untuk sistem transmisinya, Corolla Altis dibekali dengan 2 pilihan yaitu, manual 5-percepatan dan otomatik 4-percepatan.
Toyota Corolla Generasi ke-10 Foto: dok. Toyota
Penyematan nama Altis pun terus berlanjut di Corolla generasi ke-10. Meluncur secara resmi di tahun 2006, Grand New Corolla Altis kembali mendapatkan ubahan yang signifikan.
Pada generasi ke-10 nya ini, Grand New Altis hadir dengan 2 pilihan mesin yaitu 2ZR-FE berkapasitas 1.800 cc DOHC dan mesin 3ZR-FE 2.000 cc DOHC Dual VVT-i.
Kedua mesin tersebut didukung oleh sistem transmisi otomatik CVT. Tidak lupa, beberapa fitur modern pun dihadirkan oleh Toyota di Grand New Corolla Altis ini, seperti Airbags, ABS, EBD, Cruise Control dan kontrol audio.
Toyota Corolla generasi ke-11 Foto: dok. Istimewa
Memasuki tahun 2014, Toyota kembali meluncurkan generasi ke-11 dari Corolla. Sama seperti generasi sebelumnya, di generasi ini penggunaan nama Altis pun masih berlanjut.
Berbeda dari generasi sebelumnya yang punya 2 pilihan mesin, di generasi ke-11 nya ini, Toyota hanya membekali Corolla Altis dengan 1 pilihan mesin saja, yaitu 2ZR-FE berkapasitas 1.800 cc DOHC dual VVT-i. Mesin tersebut selanjutnya berpadu dengan sistem transmisi otomatik CVT.
Toyota Corolla Altis Hybrid Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
Perjalanan panjang Toyota Corolla di Indonesia pun berlanjut hingga tahun 2019. Di tahun ini Toyota kembali meluncurkan generasi ke-12 dari Corolla.
Desain yang mewah, teknologi yang canggih serta fitur yang melimpah jelas dihadirkan oleh Toyota di Corolla generasi ke-12 ini. Menyoal teknologinya, Corolla generasi ke-12 ini merupakan Corolla pertama yang memiliki varian hybrid.
Ya, Toyota memang menghadirkan 2 pilihan mesin pada Corolla generasi ke-12 ini, yaitu mesin hybrid dan mesin pembakaran internal. Untuk mesin hybrid-nya, Toyota memadukan mesin bensin 2ZR-FE berkapasitas 1.8 liter dengan motor listrik.
Sementara untuk mesin pembakaran internalnya, memiliki spesifikasi 2ZR-FBE yang berkapasitas 1.8 liter. Kedua pilihan mesin itu selanjutnya dipadukan dengan sistem transmisi otomatik CVT 7 percepatan.
Tidak hanya dibekali dengan teknologi hybrid saja, Toyota juga turut menyematkan paket fitur keselamatan Toyota Safety Sense di Corolla Altis terbaru ini.
Dari 12 generasi Toyota Corolla, Mana yang Paling Berkesan?
Wajah Toyota Corolla dalam 12 generasi Foto: dok. Toyota
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten