Wajib Tahu, Lajur Lambat Saat Lawan Arah One Way di Tol Ada di Sisi Kanan

1 Mei 2022 9:07
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Sejumlah kendaraan memadati ruas jalan tol Jakarta-Cikampek kilometer 47 dan Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) di Karawang, Jawa Barat, Jumat (29/4/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah kendaraan memadati ruas jalan tol Jakarta-Cikampek kilometer 47 dan Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) di Karawang, Jawa Barat, Jumat (29/4/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Mengemudi di kondisi one way dengan melawan arus seperti yang diterapkan Korlantas Polri di tol Trans Jawa pada mudik Lebaran 2022, rupanya tak boleh sembarangan.
ADVERTISEMENT
Dengan situasi yang menggunakan lajur berlawanan, diperlukan berbagai penyesuaian serta pemahaman yang tepat supaya tidak membahayakan diri sendiri dan pengendara lain. Nah, bagi Anda yang belum paham apa saja yang perlu diperhatikan, berikut beberapa tipsnya.

Gunakan lajur kiri untuk mendahului

Menurut Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana menjelaskan adanya one way dengan menggunakan seluruh jalur yang berlawanan, ini artinya ada perubahan pada lajur mendahului dan lajur lambat.
Suasana penerapan one way di Tol Jakarta-Cikampek, Kamis (28/4).  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Suasana penerapan one way di Tol Jakarta-Cikampek, Kamis (28/4). Foto: Dok. Istimewa
“Hitungannya sebelah kanan itu yang pelan, kenapa? karena fasilitas untuk berhenti adanya di sebelah kanan,” ucap Sony ketika dihubungi kumparanOTO, Sabtu (30/4).
Berbeda dengan jalur A, yang mana rest area dan bahu jalan berada di sebelah kiri, pada jalur B atau berlawanan membuat posisi rest area dan pintu keluar tol menjadi di sebelah kanan.
ADVERTISEMENT

Penyesuaian cara berkendara

Tidak hanya itu, pengemudi juga harus mengubah pemikiran berkendara dan harus paham jika sedang berkendara di jalur yang berlawanan, bukan jalur A atau yang biasa lewati ketika melintas di jalan tol seperti biasanya.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Situasi di Tol Semarang-Batang, Kamis (28/4/2022). Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Situasi di Tol Semarang-Batang, Kamis (28/4/2022). Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan
“Sebetulnya butuh penyesuaian, karena dia ada di jalur yang berlawanan, jadi sebaiknya kita ubah dulu mindset-nya karena banyak sekali orang-orang tertipu, pakai jalur berlawanan tapi dia pelan di lajur kiri, harusnya kencang di lajur kiri dan pelan di kanan,” lanjut Sony.

Jangan ngebut

Pada saat penerapan one way, otomatis jalur kanan lebih lengang, tidak sedikit pemudik yang memanfaatkan momen tersebut untuk meningkatkan kecepatan mobilnya. Padahal ini bisa berbahaya karena dapat meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas bagi dirinya dan pengendara lain.
Foto udara sejumlah kendaraan melintas di ruas Jalan Tol Cikopo-Palimanan, Subang, Jawa Barat, Kamis (28/4/2022).  Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara sejumlah kendaraan melintas di ruas Jalan Tol Cikopo-Palimanan, Subang, Jawa Barat, Kamis (28/4/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
“Sebenarnya susah, perlu kesadaran masing-masing pengemudi untuk memahami bahaya lalu lintas,” tutur Sony.
ADVERTISEMENT
Terakhir Sony mengingatkan agar para pemudik selalu mematuhi segala rambu lalu lintas serta arahan dari petugas Kepolisian yang berada di lapangan.
***
Ikuti program Master Class, 3 hari pelatihan intensif untuk para pelaku UMKM, gratis! Daftar Sekarang DI LINK INI.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020