Tekno & Sains
·
13 Januari 2021 7:17

14 Gajah Mabuk Terkapar Setelah Makan Banyak Anggur

Konten ini diproduksi oleh kumparan
14 Gajah Mabuk Terkapar Setelah Makan Banyak Anggur (5480)
Ilustrasi gajah. Foto: AFP
Pandemi virus corona yang mengharuskan orang-orang diam di rumah, menjaga jarak sosial, dan menghindari kerumunan, menyebabkan perubahan pada kehidupan manusia. Ini pun berdampak pada kehidupan gajah yang mulai masuk ke lingkungan warga yang kala itu sepi manusia akibat penguncian atau lockdown yang diberlakukan otoritas setempat.
ADVERTISEMENT
Menurut sebuah posting konten dalam halaman Facebook Epicalyptic, sekelompok gajah yang terdiri dari 14 individu mengembara dan entah bagaimana mereka masuk lingkungan warga yang tinggal di desa Yunan, China.
Usut punya usut, belasan hewan itu datang untuk mencari jagung dan makanan lain.
14 Gajah Mabuk Terkapar Setelah Makan Banyak Anggur (5481)
Dua gajah yang mabuk karena minum anggur. Foto: Facebook/Epicalyptic
Alih-alih mendapatkan jagung, mereka justru melahap habis 30 kilogram anggur milik warga. Alhasil, belasan gajah itu mabuk dan ditemukan terkapar di sebuah ladang kebun teh.
“Saat manusia melakukan jarak sosial, sekelompok 14 gajah masuk ke sebuah desa di provinsi Yunan, mencari jagung dan makanan lainnya. Mereka akhirnya meminum 30 kg anggur sehingga mereka mabuk berat dan tertidur di kebun teh terdekat,” tulis akun Epicalyptic.
Posting konten tentang gajah-gajah mabuk itu telah disukai oleh 76 ribu orang, 44 ribu komentar, dan dibagikan 280 ribu kali.
ADVERTISEMENT
Sejumlah netizen menganggap peristiwa gajah mabuk merupakan momen lucu yang sangat langka. Ada juga yang mengaku binatang peliharaannya juga pernah mabuk gara-gara mengonsumsi makanan mengandung alkohol.
Sayang, senyum di raut wajah gajah tak seindah pada kenyataannya. Sebab, peristiwa gajah masuk desa adalah pertanda bahwa habitat yang mereka punya rusak akibat penggundulan hutan sehingga mereka harus berjalan lebih jauh untuk mencari makanan.