kumparan
10 Oktober 2018 9:37

5 Fakta Kanker Paru-paru yang Renggut Nyawa Istri Indro 'Warkop'

Indro 'Warkop' rayakan ulang tahun istri
Indro 'Warkop' rayakan ulang tahun istri (Foto: IG @indrowarkop_asli)
Keluarga aktor dan komedian senior Indro 'Warkop' sedang berduka. Istri Indro, Nita Octobijanthy, meninggal dunia pada Selasa (9/10) setelah berjuang melawan penyakit kanker paru-paru sejak 2017.
ADVERTISEMENT
Kepergian Nita untuk selama-selamanya telah dibenarkan oleh manajer Indro, Andre. "Iya benar. (Meninggal dunia) pukul 20.22 WIB," kata Andre, kepada kumparan, Selasa (9/10).
Nita meninggal dunia di usia 59 tahun. Selama ini, ia menjalani perawatan yang kabarnya dilakukan di RS MMC Kuningan, Jakarta Selatan. Berbagai pengobatan pernah dijalani oleh Nita, namun perjuangan Nita melawan penyakitnya kini telah berakhir.
Untuk bisa mewaspadai dan meningkatkan kesadaran atas penyakit tersebut, ada lima hal yang perlu kita ketahui soal kanker paru-paru. Apa saja? Simak pemaparannya berikut ini seperti dikutip dari Live Science.
1. Jenis kanker mematikan
Ilustrasi kanker
Ilustrasi kanker (Foto: THINKSTOCK)
Menurut National Lung Association di AS, jumlah kematian akibat kanker paru-paru meningkat tiap tahunnya. Tercatat sejak 1999 ke 2012, ada peningkatan angka kematian sebanyak 3,5 persen.
ADVERTISEMENT
Dilaporkan juga bahwa sejak pasien didiagnosis, hanya 11 hingga 15 persen saja yang akan bertahan hidup lebih dari lima tahun.
2. Disebabkan rokok
Ilustrasi Sampah Rokok
Ilustrasi sampah rokok. (Foto: PublicDomainPictures via Pixabay)
Menurut American Lung Association, rokok adalah penyebab nomor satu kanker paru-paru. Bahkan berada dekat dengan mereka yang merokok bisa berbahaya.
"Terekspos asap rokok telah dihubungkan dengan kanker paru-paru, dan sejauh mana orang terekspos bisa menentukan risiko terkena kanker," kata Megan Baumgart, asisten profesor di Wilmot Cancer Institute, New York, AS.
"Secara umum, orang yang tinggal serumah dengan perokok atau terekspos rokok di tempat kerjanya mengalami 20 hingga 30 persen peningkatan risiko kanker paru-paru," imbuhnya.
3. Gas radioaktif
Selain rokok, kanker paru-paru juga bisa menyerang mereka yang tidak pernah menyentuh batang nikotin tersebut. Misalnya Radon, gas radioaktif itu juga bisa menyebabkan kanker paru-paru.
ADVERTISEMENT
Menurut Environmental Protection Agency (EPA), radon adalah penyebab kanker paru-paru nomor satu bagi mereka yang tidak merokok.
"Radon telah diasosiasikan dengan adanya peningkatan risiko kanker paru-paru, namun hal ini masih diperdebatkan," jelas Baumgart.
4. Polusi udara
Gas polusi
Gas polusi (Foto: Pixabay)
Menurut Mitchell Gaynor, ahli onkologi di New York, banyak riset yang mengindikasikan orang-orang mulai mengalami kanker paru-paru non-rokok.
"Hal ini mungkin disebabkan oleh polusi yang diikuti dengan kemampuan tubuh untuk melakukan detoksifikasi karsinogen itu," jelas Gaynor.
Ia juga menjelaskan bahwa peradangan bisa membuat kanker paru-paru terjadi. Karena peradangan membuat gen pembuat tumor jadi aktif dan juga mengaktifkan protein yang menyebabkan pengembangan kanker paru-paru.
5. Penyakit keturunan
Menurut National Cancer Institute (NCI), genetika juga memiliki andil dalam perkembangan kanker paru-paru dalam diri seseorang. Namun menurut Baumgart, hal ini masih belum bisa dipahami secara jelas.
ADVERTISEMENT
Meski demikian, risiko kanker paru-paru tampak lebih tinggi bagi mereka yang memiliki saudara atau keluarganya yang didiagnosis dengan kanker paru-paru.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan