kumparan
search-gray
Tekno & Sains29 April 2020 2:47

Asteroid 'Masker' Raksasa Baru Saja Lintasi Bumi, Apakah Berbahaya?

Konten Redaksi kumparan
Asteroid 52768 (1998 OR2)
Wujud asteroid 52768 (1998 OR2) yang tampak seperti memakai masker, bakal melintasi Bumi pada 29 April 2020. Foto: Arecibo Radar/NASA
Asteroid raksasa bernama 52768 (1998 OR2) baru saja melintasi Bumi pada pukul 02.20 WIB hari ini, Rabu, 29 April 2020. Asteroid ini punya ukuran besar, yaitu 1,9 kilometer. Meski tergolong berbahaya karena berukuran lebih dari 152 meter, jarak lintas asteroid terhadap Bumi masih dalam batas aman.
ADVERTISEMENT
Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Indonesia (LAPAN), Thomas Djamaluddin, memastikan tidak akan ada dampak dari melintasnya asteroid itu terhadap Bumi.
Tidak akan membahayakan Bumi karena melintas jauh, melebihi jarak Bumi-Bulan. Sama sekali tidak berdampak pada Bumi. - Thomas Djamaluddin, Kepala LAPAN
Jarak lintas asteroid 1998 OR2 berada dalam batas aman; 6,3 juta km dari Bumi. Ini berarti 16 kali lebih jauh jarak antara Bumi dan Bulan. Kecepatannya diprediksi mencapai 31.319 kilometer per jam.
Fakta unik lainnya, asteroid ini tampak seperti memakai masker saat diamati oleh ilmuwan Radar Planetary di Arecibo Observatory, sebuah fasilitas Yayasan Sains Nasional yang didanai NASA. Dalam foto hasil tangkapan satelit, bebatuan asteroid yang menyerupai serbuk putih, seolah membentuk seperti masker lengkap dengan kedua tali pengaitnya.
Asteroid 52768 (1998 OR2)
Wujud asteroid 52768 (1998 OR2) yang tampak seperti memakai masker, bakal melintasi Bumi pada 29 April 2020. Foto: Arecibo Radar/NASA
Selain asteroid 1998 OR2, ada asteroid lain yang bakal menyambangi Bumi di momen Ramadhan ini, yakni asteroid 2016 HP6 yang tergolong asteroid Apollo. Asteroid ini diprediksi melintas dekat Bumi pada Jumat, 8 Mei 2020, pukul 02.28 WIB.
ADVERTISEMENT
Sifatnya juga tidak berbahaya dan tak berdampak bagi Bumi. Ukuran asteroid memiliki berkisar 21 hingga 52 meter. Ketika mendekati Bumi, jarak antar keduanya bakal setara 4,33 jb (jarak bulan) atau 1,66 juta kilometer dengan kecepatan relatif 5,72 kilometer per detik.
Baik asteroid 1998 OR2 maupun asteroid 2016 HP6 sama-sama bisa disaksikan penduduk Bumi dengan menggunakan teleskop, tidak bisa dengan mata telanjang. Saat diamati, asteroid akan tampak seperti bintang redup.
***
Yuk! Bantu donasi atasi dampak corona.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white