kumparan
14 Januari 2020 18:40

Badai Claudia Bikin Cuaca Jakarta dan Sekitarnya Cerah 3 Hari Ini

Ilustrasi senja di Kota Tua Jakarta
Ilustrasi senja di Kota Tua Jakarta Foto: Shutter Stock
Dalam tiga hari terakhir, cuaca Jakarta terlihat cerah. Bahkan, di sebagian wilayah Jabodetabek tidak terjadi hujan. Ini bukan berarti musim hujan telah usai, tapi cuaca cerah yang terjadi di sebagian Pulau Jawa tak lain karena adanya badai tropis Claudia yang terjadi di Samudra Hindia.
ADVERTISEMENT
Dipaparkan Agie Wandala Putra, Kepala Sub Bidang Peringatan Dini Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), siklon tropis Claudia ini tumbuh di sekitar Laut Timor bagian selatan, sebelah utara Australia pada 11 Januari 2020, pukul 22.00 WIB.
Badai tersebut kemudian bergerak ke arah barat daya menjauhi wilayah Indonesia menuju ke Samudra Hindia di selatan Jawa.
Pada Selasa (14/1) pukul 07.00 WIB, siklon tropis Claudia terpantau berada di Samudra Hindia sekitar 1090 kilometer sebelah selatan barat daya Denpasar, Bali, dengan titik koordinat 17.7 Lintang Selatan (LS), 111.0 Bujur Timur (BT).
“Berdasarkan analisis, pukul 07.00 WIB tanggal 14 Januari 2020, kecepatan angin maksimum di sekitar pusatnya mencapai 65 knots atau 120 km per jam,” ujar Agie saat dihubungi kumparanSAINS, Selasa (14/1).
ADVERTISEMENT
Dalam waktu 24 jam atau pada Rabu (15/1) sekitar pukul 07.00 WIB, posisi badai akan bergerak menjauhi Indonesia yang berada sekitar 1.450 kilometer barat daya Denpasar dengan titik koordinat 19.2 LS, 107.2 BT.
Siklon tropis Claudia ini diperkirakan akan berakhir pada 17 Januari 2020 dengan kecepatan angin yang berangsur menurun. Siklon tropis sendiri merupakan badai dengan kekuatan besar. Radius rata-rata badai ini mencapai 150 hingga 200 kilometer per jam.
Menurut Agie, ada beberapa dampak yang bisa ditimbulkan akibat adanya badai ini, salah satunya adalah angin kencang dengan kekuatan 20 knot atau 37 kilometer per jam yang terjadi di wilayah Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT. Selain itu, badai Claudia juga berpotensi menciptakan gelombang laut dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter di Samudera Hindia selatan Jawa Timur hingga NTT.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut Agie menjelaskan, kejadian siklon tropis di bulan Januari di selatan Indonesia memang lazim terjadi. “Ini dikarenakan pada masa akhir tahun dan awal tahun, merupakan musim siklon tropis di belahan Bumi selatan. Secara rata-rata kejadian siklon tropis di selatan wilayah Indonesia pada bulan Januari adalah 157 kejadian,” papar Agie.
Akibat adanya badai Claudia ini curah hujan di Jabodetabek berkurang. Bagi masyarakat yang tinggal di Perairan selatan Bali hingga NTB, Pulau Sumba, Jawa Timur, dan Pulau Rote, harus waspada karena ada potensi terjadi gelombang laut tinggi.
matahari terik cuaca panas
matahari terik cuaca panas Foto: Shutterstock
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan