Tekno & Sains
·
23 September 2020 16:28

Benarkah Tanaman Bisa Bikin Udara di Dalam Rumah Bersih? Ini Faktanya

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Benarkah Tanaman Bisa Bikin Udara di Dalam Rumah Bersih? Ini Faktanya (27735)
Ilustrasi Tanaman Hias Daun Foto: Dok. Shutterstock
Kemampuan tanaman dalam meningkatkan kualitas udara dalam rumah sudah diyakini banyak orang di seluruh dunia. Namun ternyata, kemampuan tersebut hanyalah sebuah mitos belaka.
ADVERTISEMENT
Menurut sebuah penelitian, sebenarnya tanaman di dalam rumah tidak terlalu berpengaruh dalam menentukan kualitas udara dalam rumah. Padahal, berbagai blog dan situs web yang membahas interior rumah, banyak yang menyatakan hal sebaliknya.
“Kami memutuskan untuk mempelajari secara dalam untuk merespons artikel di internet dan blog kebugaran yang menyatakan, bahwa tanaman adalah hal ajaib untuk (meningkatkan) kualitas udara dalam ruangan,” ujar Michael Waring, seorang ahli teknologi lingkungan dan kualitas udara dalam ruangan dari Drexel University, kepada National Geographic.
Dalam penelitiannya, Waring meneliti 196 jenis tanaman selama bertahun-tahun. Ia bersama tim juga mengulas 12 artikel ilmiah lain yang membahas hal yang sama.
Benarkah Tanaman Bisa Bikin Udara di Dalam Rumah Bersih? Ini Faktanya (27736)
Ilustrasi tanaman di dalam rumah. Foto: Shutterstock
Pada penelitian tersebut, pengujian dilaksanakan di laboratorium. Sebenarnya beberapa jenis tanaman ditemukan mampu menghilangkan racun di udara.
ADVERTISEMENT
Pengujian dilakukan dengan menempatkan tanaman pada sebuah ruangan kecil tertutup. Kemudian, molekul gas senyawa organik yang mudah menguap (Volatile Organic Compound/VOC) dilepaskan ke ruangan tersebut.
Selang beberapa waktu, kualitas udara ruangan tertutup itu diteliti. Hasilnya ternyata cukup baik. Sebagai contoh, pada sebuah penelitian menggunakan tanaman Ivy Inggris, hampir 70 persen gas formaldehyde dapat dihilangkan dari udara.
Namun, Waring menyampaikan sebuah masalah pada percobaan ini. “Ruangan tertutup dengan kandungan gas yang sangat padat di laboratorium tidak dapat meniru lingkungan rumah atau perkantoran,” ungkap Waring.
Waring berpendapat bahwa masyarakat umum terlalu melebih-lebihkan hasil penelitian terhadap kondisi rumah yang sesungguhnya.
“Kami tidak menyatakan bahwa eksperimen yang kami bahas adalah salah,” kata Waring. “Tapi, sebagaimana penelitian tersebut, (seluruhnya hanyalah) eksperimen (di laboratorium).”
Benarkah Tanaman Bisa Bikin Udara di Dalam Rumah Bersih? Ini Faktanya (27737)
Ilustrasi Tanaman Hias Foto: Shutterstock
Dalam penelitiannya, Waring mencoba menyimulasikan kondisi sebenarnya di dalam rumah. Ia menghitung laju pengiriman air bersih (Clean Air Delivery Rate/CADR) pada setiap ruangan dan tanaman.
ADVERTISEMENT
Kemudian, ia membandingkannya dengan teknologi air purifier yang dapat ditemukan dengan mudah di masyarakat. Selain itu, ia juga membandingkan hasilnya dengan metode sederhana seperti membuka jendela dan memberi sirkulasi udara pada ruangan.
“Tanaman, meski mereka benar-benar bisa menghilangkan VOC, (tanaman) menghilangkannya dalam laju yang sangat pelan,” kata Waring. “Lajunya tidak bisa dibandingkan dengan mekanisme pertukaran udara yang sebenarnya sudah ada pada bangunan.”
Menurutnya, untuk menghilangkan VOC dalam jumlah yang cukup untuk memperbaiki kualitas udara, dibutuhkan 100 tanaman per satu meter persegi. Artinya, sebuah kamar tidur standar berukuran 15 meter persegi membutuhkan 1.500 buah tanaman.
Dalam jumlah tersebut, kamar tidur akan berubah menjadi sebuah hutan kecil yang penuh tanaman. Tidak ada lagi ruang untuk meletakkan tempat tidur atau perabot lainnya.
Benarkah Tanaman Bisa Bikin Udara di Dalam Rumah Bersih? Ini Faktanya (27738)
Tanaman lidah mertua Foto: Shutterstock
Lalu, apakah ini artinya tanaman tidak lagi berfungsi di dalam rumah? Menurut beberapa ahli jawabannya adalah tidak.
ADVERTISEMENT
Meski tidak memiliki dampak dalam meningkatkan kualitas udara, memiliki tanaman dalam ruangan bisa meningkatkan keindahan dan estetika ruang. Tanaman yang indah juga bisa membuat seseorang lebih nyaman serta produktif dalam bekerja.
“Akan sangat luar biasa jika kita bisa memiliki seluruh tanaman indah ini untuk membersihkan udara kita,” ujar profesor dari Portland State University, Elliot Gall. “Namun, ada cara yang lebih efektif untuk membersihkan udara dalam ruangan.
Menurut Gall, cara yang efektif tersebut membutuhkan, “sistem mekanik untuk memindahkan udara melewati sebuah alat penyaringan yang tepat.”
Namun, ketika udara luar rumah juga sudah terpapar polusi, sistem ini juga bisa jadi tidak banyak berpengaruh. Menurutnya, menghilangkan sumber polusi tetap menjadi solusi yang paling baik.
ADVERTISEMENT
“Menghilangkan polusi udara seringnya berarti menurunkan aktivitas ekonomi atau (mengubah cara) orang berpindah dari satu tempat di dalam kota ke tempat lainnya. Namun, (menghilangkan sumber polusi) tetap menjadi cara yang paling efektif untuk mengurangi polusi udara,” lanjutnya.
(EDR)