Tekno & Sains
·
9 Juli 2021 16:16
·
waktu baca 2 menit

China Bakal Kirim 23 Roket ke Luar Angkasa Buat Blokir Asteroid Penghancur Bumi

Konten ini diproduksi oleh kumparan
China Bakal Kirim 23 Roket ke Luar Angkasa Buat Blokir Asteroid Penghancur Bumi (762827)
searchPerbesar
Ilustrasi asteroid. Foto: Pixabay
Para ilmuwan China berencana akan mengirim lebih dari 20 roket raksasa. Tujuannya untuk mengadang asteroid besar yang berpotensi menabrak Bumi.
ADVERTISEMENT
Sebuah simulasi yang dilakukan oleh para peneliti di Pusat Sains Antariksa China menemukan, bahwa asteroid raksasa bisa melenceng sejauh 1,4 kali radius Bumi dari lintasan aslinya, jika dihantam oleh 23 Long March 5, roket terbesar milik China saat ini.
Mereka melakukan perhitungan ini karena peluang sebuah asteroid dengan lebah sekitar 500 meter bisa membunuh jutaan orang. Meski kemungkinan asteroid sebesar itu menabrak Bumi saat ini terbilang kecil, ada satu asteroid yang diprediksi bisa menghantam planet kita dalam waktu sekitar satu abad mendatang, yakni Bennu.
Batuan raksasa dengan berat 78 miliar kilogram dan mengorbit Matahari itu, jika sampai menabrak Bumi, berpotensi menghancurkan sebuah kawasan. Lalu, apabila yang menghantam Bumi adalah asteroid yang lebih besar dari Bennu diameter hingga 1 kilometer, misalnya, maka bisa menyebabkan kerusakan skala besar.
ADVERTISEMENT
Sementara dasar perhitungan para ilmuwan China ini adalah sebuah studi baru yang terbit di jurnal sains antariksa, Icarus. Long March 5 sendiri adalah roket antariksa yang menjadi andalan China saat ini. Ia digunakan dalam serangkaian misi luar angkasa, mulai dari membangun stasiun antariksa China hingga meluncurkan pendaratan wahana di Mars.
China Bakal Kirim 23 Roket ke Luar Angkasa Buat Blokir Asteroid Penghancur Bumi (762828)
searchPerbesar
Long March 4C lepas landas dari Jiuquan untuk mengirim Yaogan-34 ke orbit. Foto: CSCA
Sejak 2016, China tercatat sudah enam kali meluncurkan roket Long March 5, dengan satu kali peluncuran berakhir gagal. Faktanya, China bukan satu-satunya negara yang saat ini bersiap untuk menghancurkan asteroid yang bisa mengancam Bumi.
Amerika Serikat, antara tahun 2021 sampai awal 2022, juga berencana meluncurkan pesawat antariksa robotik untuk mengadang asteroid yang mengancam Bumi.
Meski begitu, umat manusia sebaiknya tidak perlu terlalu khawatir akan ancaman benda luar angkasa yang bisa menghantam Bumi. Sebab, menurut Profesor Gareth Collins, ilmuwan dari Imperial College London, para ilmuwan memperkirakan saat ini hanya ada 1 persen kemungkinan asteroid berdiameter 100 meter menabrak Bumi dalam kurun waktu 100 tahun ke depan.
ADVERTISEMENT
“Asteroid seukuran Bennu 10 kali lebih kecil kemungkinannya menabrak bumi,” katanya sebagaimana dikutip Reuters.
Meski begitu, mengubah jalur asteroid dinilai lebih baik ketimbang menghancurkan asteroid menggunakan nuklir hingga berkeping-keping tanpa mengubah arah jatuhnya.