kumparan
22 Juli 2018 9:03

Kapal Perang Rusia Ditemukan di Korea Selatan, Diduga Bawa Emas

Bangkai kapal perang Rusia ditemukan di perairan Korea Selatan
Bangkai kapal perang Rusia ditemukan di perairan Korea Selatan (Foto: Shinil Group)
Sebuah kapal perang raksasa seberat 5.800 ton milik Rusia ditemukan di dasar laut di Korea Selatan setelah tenggelam selama lebih dari satu abad. Yang lebih menakjubkan, menurut The Telegraph, kapal ini diduga membawa harta karun berupa emas batangan dan koin senilai 100 miliar poundsterling atau sekitar Rp 1.880 triliun. Jumlah pasti dari emas yang dibawa belum dapat dipastikan.
ADVERTISEMENT
Bangkai kapal ini ditemukan sekitar 1,6 kilometer dari Pulau Ulleungdo, Korea Selatan, pada kedalaman 1.400 kaki atau sekitar 426 meter.
Shinil Group, perusahaan asal Korea Selatan yang melakukan pencarian kapal-kapal tenggelam dan menemukan kapal ini, mengatakan bahwa kapal yang diberi nama Dmitri Donskoii ini merupakan kapal perang yang berlayar pertama kali pada 1885.
Kapal tersebut dikabarkan terlihat terakhir kali saat sedang melarikan diri dari Pertempuran Tsushima pada 1905 di perairan yang berada di antara Jepang dan Korea Selatan. Pada saat itu tengah terjadi Perang Russo-Japan antara Rusia dan Jepang yang kemudian dimenangkan oleh Jepang. Kemenangan Jepang atas negara raksasa seperti Rusia membuat Negara Matahari Terbit tersebut mulai ditakuti termasuk oleh negara-negara barat.
Bangkai kapal perang Rusia ditemukan di perairan Korea Selatan
Bangkai kapal perang Rusia ditemukan di perairan Korea Selatan (Foto: Shinil Group)
Menurut keterangan dari Shinil Group, dilansir CNN, tim eksplorasi mereka menemukan kapal tersebut di dasar laut. Satu bagian lambung kapal berada dalam kondisi buruk karena diserang, tetapi bagian lainnya hampir tidak ada kerusakan. Selain itu, jangkar, dan peralatan perang kapal masih dalam posisi semula.
ADVERTISEMENT
Kapal tersebut dikenali karena ada tulisan "DONSKOII" yang terukir di kapal tersebut dalam aksara Sirilik (aksara Rusia). Mereka juga mengidentifikasi kapal dengan membandingkan berbagai bagian yang mereka temukan dengan blueprint kapal tersebut.
Juru bicara Shinil Group mengatakan, apabila mereka berhasil membawa kapal tersebut ke permukaan, mereka akan memberikan 10 persen dari harta karun yang mereka temukan untuk mengembangkan pariwisata di Pulau Ulleungdo serta membuat tempat tersebut menjadi tempat syuting film dan akan membangun tugu peringatan untuk kapal tersebut.
Menurut peraturan di Korea Selatan, siapa pun yang menemukan harta karun di wilayah negara itu harus memberikan 10 persen dari penemuan mereka untuk negara.
Video
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan