kumparan
search-gray
Tekno & Sains26 Juni 2020 9:46

Kenapa Harus Vaksin? Cari Tahu dan Dapatkan Hadiah Menarik!

Konten Redaksi kumparan
vaksin
com-#kenapaHarusVaksin Foto: kumparan
Influenza atau flu adalah infeksi virus pada saluran pernapasan. Flu adalah kondisi yang datang secara tiba-tiba, biasanya berlangsung selama 7 sampai 10 hari. Flu bisa menyerang siapa saja dari segala usia. Meski begitu, influenza bisa dihindari dengan mengurangi faktor risiko kamu.
Orang dewasa biasanya terjangkit influenza 2-3 sekali per tahun, sedangkan anak-anak bisa mencapai 6-7 kali per tahun. Secara sederhana, virus flu mudah melalui perantara udara. Orang yang memiliki sakit flu bisa menularkannya ke orang lain yang sehat hingga 1,8 meter jauhnya saat batuk, bersin, atau saat berbicara.
Selain itu, menyentuh mulut atau hidung setelah memegang benda yang terkena percikan air liur penderita, juga bisa menjadi sarana penularan virus flu. Virus flu dapat bertahan di permukaan keras hingga 24 jam.
Penularan terjadi pada seseorang dalam tiga hingga empat hari setelah terjadinya kontaminasi untuk kasus flu yang berat. Kebanyakan orang dewasa sehat bisa menginfeksi orang lain mulai dari sehari sebelum gejala muncul dan antara 5 hingga 7 hari setelah penyakit sepenuhnya menginfeksi tubuh. Anak-anak dan orang dengan sistem imunitas tubuh yang lemah bisa menularkan virus selama lebih dari 7 hari.
Gejala flu mulai muncul sekitar 2 hari setelah penularan, bisa juga antara 1 hingga 4 hari. Artinya, penularan virus flu dapat terjadi bahkan sebelum kamu tahu telah terinfeksi, bisa juga ketika kamu sudah mengalami flu ini. Pasalnya, beberapa orang yang terinfeksi flu tidak menunjukkan adanya gejala, dan selama periode ini, penularan dan penyebaran virus masih mungkin terjadi.
Mungkin bagi sebagian orang, influenza dianggap sebagai penyakit ringan yang dapat sembuh dengan sendirinya. Namun tidak kenyataannya. Bagi orang tua, balita, dan orang yang daya tahan tubuhnya lemah, gejala flu bisa menyebabkan komplikasi yang lebih serius seperti pneumonia, infeksi sinus, radang telinga tengah, radang otot jantung, radang otak, dan bahkan mengakibatkan kematian. Setiap tahun terdapat 10% hingga 15% kasus influenza, memengaruhi 250 ribu hingga 500 ribu orang.
Selain dengan cuci tangan dan menghindari orang yang sedang terkena flu, cara mencegah flu yang paling efektif adalah menjalani vaksinasi influenza setiap tahun. Ini merupakan rekomendasi WHO, terutama untuk anak, orang lanjut usia, wanita hamil, pekerja medis, dan orang-orang dengan penyakit kronis.
Flu ringan dapat diatasi dengan banyak beristirahat, mengonsumsi makanan sehat yang, dan menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan banyak mengonsumsi air putih. Namun bila gejalanya berat, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter agar dapat diberikan obat untuk mempercepat kesembuhan dan mencegah komplikasi.
Ada banyak informasi lebih lengkap mengenai flu dan pencegahannya dengan vaksinasi. Penasaran? Yuk, tonton video “Cerita di Balik Flu” di bawah ini.
Video
Buat kamu yang sudah tonton, kumparan punya kejutan seru buat kamu. Ya, kamu berkesempatan mendapatkan uang tunai total Rp 10 juta lho! Caranya, mudah!
  1. Like Facebook dan subscribe Youtube Kenapa Harus Vaksin
  2. Tonton video Cerita di Balik Penyakit Flu di sini
  3. Capture atau screenshot bagian atau scene favorit kamu di video tersebut
  4. Upload screenshot potongan video tersebut di Instagram Feed masing-masing
  5. Jelaskan kenapa potongan video tersebut menjadi favorit kamu di kolom caption dengan hashtag #wonderflulife #kenapaharusvaksin #kumparanxkhv
  6. Mention/Tag @kumparancom @kenapaharusvaksin
  7. Pastikan akun Instagram kamu tidak di-private
  8. Menangkan hadiah uang tunai Rp 1 juta masing-masing untuk 10 orang pemenang
  9. Kontes #kenapaharusvaksin berlangsung dari 26 Juni–26 Juli 2020
Mudah, bukan? Ayo cari tahu seputar vaksin sambil berkesempatan dapat hadiah!
Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan Kenapa Harus Vaksin
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white